edisiana.com – Manajer Liverpool Jurgen Klopp menegaskan dirinya hanya mau membayar denda Asosiasi Sepak Bola £ 75.000 jika uang itu digunakan untuk tujuan yang baik.
Klopp menerima denda dan larangan dua pertandingan setelah memberikan komen terhadap wasit Paul Tierney setelah menang 4-3 atas Tottenham.
Namun dia mengatakan larangan untuk pertandingan pada hari Sabtu melawan Aston Villa tidak ada pengaruh baginya.
Sebab Klopp masih bisa duduk di tribun untuk pertandingan kandang terakhir timnya musim ini. Dan masih bisa komunikasi dengan pelatih Vitor Matos dan asisten Pep Lijnders untuk menginstruksi para pemain dì lapangan.
“Saya dengan senang hati akan membayarnya. Jika tidak, kita perlu bicara lagi,” ujar Klopp dinukil dari BBC pada Sabtu ini.
Sebelumnya Klopp menjalani larangan satu pertandingan di Anfield pada November melawan Southampton setelah menerima kartu merah dalam pertandingan melawan Manchester City.
“Di pertandingan Southampton, itu sangat membantu. Saya akan duduk di samping analis kami; mereka mendapat sedikit dukungan dari saya,” ucapnya.
“Kita bisa membicarakan segalanya, pergantian pemain seperti ini. Pep adalah pelatih yang luar biasa dan dia akan berada di luar sana,” imbuh dia.
Dan Klopp sempat bercanda bahwa suaranya masih bisa menjangkau para pemainnya dari tribun jika perlu. “Tidak ada yang akan berteriak seperti saya jika mereka tidak mundur di menit ke-70 dan hal-hal semacam ini,” katanya.
Klopp mendapat kartu kuning karena merayakan gol kemenangan Liverpool pada menit ke-94. Di depan ofisial dalam kemenangan 4-3 Liga Premier mereka atas Spurs pada 30 April.
Dia kemudian mengatakan wasit Tierney tidak baik kepadanya dan melawan The Reds. Namun Klopp langsung meminta maaf atas komentar yang dibuat. Tapi akhirnya diberikan denda dan larangan dua pertandingan.(maq)
Gak Ngaruh, Klopp Dilarang Dampingi Tim Liverpool
