edisiana.com – Petaka datang untuk Kasper Schmeichel saat Celtic F.C. dihantam 1-4 oleh VfB Stuttgart dalam lanjutan Liga Europa UEFA, Kamis malam. Serangkaian kesalahan sang penjaga gawang menjadi sorotan dalam laga yang penuh tekanan tersebut.
Bencana bermula pada menit ke-15. Sapuan ceroboh Schmeichel jatuh ke kaki Bilal El Khannouss, yang tanpa ampun melepaskan tembakan melewati kaki kiri kiper asal Denmark itu.
Gol tersebut membuka keunggulan tuan rumah dan mengubah arah pertandingan.
Tekanan tinggi Stuttgart kembali membuahkan hasil enam menit berselang. Hugo Nygren.
Ia berhasil mencegat umpan dari kapten Stuttgart, Atakan Karazor, sebelum melewati penjaga gawang dan mencetak gol ke-16-nya musim ini.
Celtic sempat memberi perlawanan, namun lini belakang mereka kembali lengah pada menit ke-28.
El Khannouss tak terkawal di dalam kotak penalti dan dengan mudah menyundul bola dari jarak enam yard setelah menerima umpan silang melambung yang sempat dibelokkan.
Stuttgart pun menjauh. Dominasi tim Jerman berlanjut hingga babak kedua. Pada menit ke-57, Jamie Leweling melepaskan tembakan dari jarak 22 yard yang sebenarnya mengarah hampir tepat ke posisi Schmeichel.
Namun keputusan sang kiper untuk menepis bola justru berujung petaka—bola malah berbelok masuk ke gawangnya sendiri.
Sorakan ejekan dari pendukung tuan rumah terdengar setiap kali Schmeichel menyentuh bola. Tekanan semakin terasa ketika Ermedin Demirović kembali membobol gawang Celtic.
Beruntung bagi Schmeichel, VAR menganulir gol tersebut karena offside.
Meski sempat melakukan penyelamatan gemilang dari tendangan rendah Nygren, Celtic tetap kesulitan menciptakan peluang bersih.
Upaya Marcelo Saracchi dari jarak sangat jauh hanya melambung tipis di atas mistar.
Menjelang laga usai, Schmeichel sempat menepis tendangan rendah Tomas yang disambut sorakan sarkastik dari suporter tuan rumah.
Namun tiga menit memasuki waktu tambahan, pemain yang sama akhirnya mencetak gol dari jarak dekat, menutup malam kelam Celtic dengan kekalahan telak 4-1.
Hasil ini menjadi pukulan berat bagi Celtic di pentas Eropa. Sementara menurut ESPN, Stuttgart tampil percaya diri dengan performa agresif dan efektif sepanjang pertandingan.(maq)









