Newcastle Ingin Barter Bek Kanan dengan Gelandang Bayern

Trippier mengamuk dengan penonton. Foto: MetroSports

edisiana.com – Newcastle ingin mendatang pemain baru seiring dengan performa buruk dan meruginya klubnya. Namun dengan cara barter dengan pemain. Salah satu pertukaran antara bek Kieran Tripper sama gelandang Bayern Munich Joshua Kimmich.

Trippier telah menjadi salah satu andalan tim Eddie Howe sejak kedatangannya dari Atletico Madrid pada Januari 2022.Namun, pemain Inggris itu disebut-sebut menjadi target utama juara bertahan Bundesliga yang ingin meningkatkan opsi mereka sebagai bek sayap.

“Kami sedang mencari bek kanan jadi kami akan melihat apakah ada kemungkinan. Kami sudah terbiasa dengan Konrad Laimer di posisi bek kanan, tapi itu bukan posisi terbaiknya,” kata bos Bayern Thomas Tuchel dinukil Metrosports.

Dalam laporan itu, menyebutkan The Magpies kemungkinan besar akan enggan melepas pemain berusia 33 tahun itu, namun bisa saja tergoda jika mereka diberi lampu hijau untuk merekrut pemain Bayern Joshua Kimmich.

Newcastle menargetkan penambahan lini tengah pada bursa transfer ini setelah cedera akhir musim yang dialami Joelinton dan sudah tertarik pada Kimmich.

Klub saat ini dilumpuhkan oleh pembatasan financial fair play yang berarti setiap penandatanganan permanen harus dibiayai oleh pengeluaran.

Dan Kimmich memiliki sisa kontrak 18 bulan dengan Bayern tetapi dikatakan enggan meninggalkan klub pada jendela transfer ini.

Sementara Newcastle juga tertarik dengan kesepakatan pinjaman untuk Kalvin Phillips, meskipun kesepakatan apa pun untuk gelandang tersebut sekarang tampaknya tidak mungkin terjadi karena tuntutan Manchester City.

Howe telah sering berbicara tentang keinginannya untuk mendatangkan pemain di jendela transfer ini, tetapi menyatakan bahwa pihaknya kesulitan untuk merekrut pemain karena hanya sedikit tim yang bersedia bernegosiasi dengan mereka.

“Jika ada kebebasan untuk bertindak, kami seharusnya sudah mendatangkan pemain, tapi kami tidak berada dalam situasi itu,” kata Howe.

“Pemiliknya sangat ambisius dan ingin meningkatkan skuad di setiap kesempatan, namun aturan dan kondisi yang kami jalani tidak mengizinkan hal itu,” tambahnya.(maq)

Exit mobile version