edisiana.com – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggebrak dunia pendidikan vokasi Indonesia lewat gelaran Festival Vokasi Satu Hati (FEVOSH) 2026.
FEVOSH, sebuah kompetisi raksasa yang menjadi arena unjuk gigi, kalibrasi kompetensi, dan pembuktian kualitas para guru serta siswa dari 715 SMK Mitra Binaan di seluruh Indonesia. Sebuah program yang kini menjadi ajang besar bagi pendidikan vokasi roda dua Tanah Air.
Dengan membawa semangat “Gear Up Your Skill, Ready for the Future”, AHM menantang ribuan peserta untuk mengasah teknik, kreativitas, hingga mental kompetitif demi menghadapi industri otomotif roda dua yang bergerak cepat layaknya balapan kelas premier.
Lebih dari 30 Ribu Peserta, Hanya 67 yang Tersisa
FEVOSH 2026 dimulai sejak Oktober 2025 dan berlangsung hingga Februari 2026, melalui babak berjenjang dari tingkat sekolah sampai regional.
Tahun ini, total 30.180 peserta turun gelanggang—26.736 siswa dan 3.444 guru. Dari lautan kandidat itu, hanya 27 siswa dan 40 guru yang akan tampil di putaran nasional Februari 2026.
Ajang ini bukan hanya lomba, tetapi juga barometer kualitas penerapan Kurikulum Merdeka Astra Honda di jurusan Teknik Sepeda Motor SMK seluruh negeri. Siswa minimal kelas XII dan guru yang lolos kualifikasi tampil membawa nama sekolah masing-masing dalam duel keterampilan teknis dan pedagogis.
Ujian Teknik, Pedagogi, dan Konsistensi
Para peserta menghadapi rangkaian tes yang digelar secara tertulis dan praktik. Mulai dari pengenalan alat ukur, perawatan, hingga troubleshooting sepeda motor Honda—semua dijalani tanpa kompromi.
Untuk kategori guru, medan tempurnya berbeda: mereka diuji kemampuan mengajar yang efektif, menarik, dan efisien—karena kualitas transfer ilmu sama pentingnya dengan kemampuan teknis itu sendiri. Penilaian dilakukan oleh juri berpengalaman, baik dari sisi akademik maupun teknis Honda.
AHM: Misi Lahirkan Generasi Tangguh
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menegaskan bahwa kekuatan utama vokasi adalah kolaborasi erat antara industri dan pendidikan.
“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, FEVOSH kami hadirkan secara konsisten untuk mengalibrasi kualitas ajar SMK Mitra Binaan AHM. Kami berharap hal ini mendorong pendidikan berkualitas dengan tenaga ajar kompeten dan fasilitas yang baik,” ungkap Muhib.
Ia menegaskan bahwa kompetensi guru dan siswa harus terus ditajamkan selaras dengan transformasi teknologi dan transportasi yang berkembang cepat di Indonesia.
Lebih dari Kompetisi: National Assessment SMK
FEVOSH bukan hanya ajang adu keahlian, tetapi juga wadah National Assessment for SMK. AHM bersama jaringan main dealer Honda memeriksa kesiapan vokasi dari hulu ke hilir: fasilitas, implementasi kurikulum, hingga kemampuan tenaga pengajar.
Di momen ini pula, AHM akan mengumumkan SMK terbaik nasional, dinilai dari kelengkapan materi ajar teori hingga kualitas fasilitas praktik—sebuah penghargaan yang memicu persaingan sehat dan memperkuat standardisasi pendidikan vokasi di seluruh wilayah.(ril)











