edisiana.com – Crystal Palace dibuat tak berkutik! Bertandang ke markas Brighton dalam lanjutan pekan ketujuh Liga Inggris, The Eagles pulang dengan wajah tertunduk setelah dihajar lima gol tanpa balas. Brighton berpesta, Palace merana!
Kemenangan telak itu langsung terasa sejak menit-menit awal. Brighton tak memberi kesempatan bagi Palace untuk bernapas. Bahkan, saat laga baru berjalan empat menit, gawang tim tamu sudah bobol akibat gol bunuh diri sundulan Jaydee Canvot.
Belum sempat bangkit, Palace kembali dihantam. Tiga menit berselang, Gomez mencuri perhatian lewat gol spektakuler yang layak masuk persaingan gol terbaik musim ini.
Melihat kiper Palace Walter Benitez berdiri terlalu jauh dari garis gawang, Gomez tak membuang kesempatan. Ia langsung melepaskan tembakan jarak jauh yang meluncur masuk ke gawang. Sebuah eksekusi cerdik yang membuat Brighton unggul 2-0.
Penderitaan Palace belum berhenti. Memasuki menit ke-10, Yasin Ayari ikut mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan tumit Charalampos Kostoulas, Ayari melepaskan tembakan yang kembali memperdaya Benitez. Brighton pun unggul tiga gol hanya dalam waktu singkat.
Palace benar-benar kehilangan kendali permainan. Setiap upaya untuk keluar dari tekanan selalu berujung ancaman baru dari tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Brighton tak mengendurkan serangan. Baru empat menit berjalan, Kostoulas memperlebar keunggulan menjadi 4-0. Ia menyambar bola yang memantul setelah upaya Ayari, lalu menuntaskannya menjadi gol.
Di tengah dominasi Brighton, Palace sempat mencoba membalas. Jean-Philippe Mateta melepaskan upaya yang membentur mistar gawang, sedangkan sundulan Jefferson Lerma hanya menghantam tiang. Dua peluang itu menjadi gambaran betapa sialnya malam Palace.
Sebaliknya, Brighton tampil klinis. Pada menit ke-84, Jack Hinshelwood menyempurnakan pesta tuan rumah. Ia menyambar bola setelah Benitez menepis sundulan Luka Vuskovic. Gol kelima pun mengunci kemenangan telak 5-0.
Hasil ini menurut BBC, menjadi kemenangan terbesar Brighton atas Crystal Palace sejak 1956. Catatan clean sheet kedelapan juga menegaskan solidnya pertahanan The Seagulls.(maq)
