edisiana.com – Real Madrid dikabarkan kecewa dengan level performa Kylian Mbappe. Los Blancos pun menyesal telah merekrut pemain Prancis tersebut.
Mbappe mengakhiri salah satu kisah transfer terlama dalam dunia sepak bola musim panas. Dia bergabung dengan Los Blancos dengan status bebas transfer dari Paris Saint-Germain (PSG).
Pemain berusia 25 tahun itu telah mencetak tujuh gol dalam 11 pertandingan sejak bergabung di klub LaLiga. Sayang saat ini ia tengah menghadapi tuduhan pelecehan seks yang diduga saat berkunjung ke Swedia bersama teman-teman timnas Prancis.
Namun Mbappe membantah tuduhan tersebut. Laporan dari Aftonbladet sebagai berita bohong tentang dugaan pemerkosaan di Hotel Bank pada hari Kamis minggu lalu.
Namun, surat kabar Swedia Expressen kemudian mengklaim bahwa Mbappe-lah yang sedang diselidiki oleh polisi, kendati membantah tuduhan tersebut.
Melansir Daily Mail, seorang wartawan Romain Molina, mengatakan Madrid merasa kecewa merekrutnya dengan perangainya seperti itu. Dan apalagi performa menurun.
“Mereka menyesal membawanya masuk. Saya jamin itu. Saya sudah membicarakan secara rahasia. Hal itu sama sekali tidak seperti yang mereka harapkan. Dan itu hanya keinginan Florentino Perez. Hanya Perez yang menginginkannya datang,” terangnya saat diwawancarai Colininterview.
“Saya pikir Real telah membuat kesalahan besar. Dia tidak menjalani pramusim, dia langsung bermain, tidak seperti (Jude) Bellingham,” tambahnya.(maq)
