edisiana.com – Gelandang muda berbakat RB Leipzig, Xavi Simons, dikabarkan lebih memilih melanjutkan kariernya di Liga Primer Inggris, dengan Arsenal dan Chelsea sebagai dua destinasi favoritnya.
Pemain berusia 22 tahun itu sebelumnya menjalani masa peminjaman selama 18 bulan dari Paris Saint-Germain dan secara resmi direkrut Leipzig pada Januari lalu dalam kesepakatan senilai €50 juta (£41,8 juta).
Namun, setelah klub Bundesliga tersebut gagal tampil di kompetisi Eropa musim lalu, mereka kini terbuka untuk menjual salah satu pemain kunci guna menyeimbangkan keuangan.
Simons menjadi salah satu dari dua nama yang siap dilepas Leipzig bersama striker Benjamin Šeško, yang juga masuk radar Arsenal di bursa transfer musim panas ini.
Menurut laporan dari Bild, Simons condong untuk pindah ke Premier League dan telah meminta bantuan agennya, Ali Barat, untuk memulai pembicaraan awal dengan Chelsea.
Barat sebelumnya dikenal sebagai sosok di balik transfer besar Moises Caicedo ke Chelsea senilai £115 juta dari Brighton, dan menerima Penghargaan Agen Emas 2023 di Turin atas perannya tersebut.
Di sisi lain, Barcelona juga menunjukkan minat yang serius. Direktur olahraga mereka, Deco, bahkan bertemu dengan saudara laki-laki Simons, Faustino, serta Ali Barat di sebuah hotel di kota tersebut pada Kamis lalu.
Namun, keterbatasan finansial membuat Blaugrana sulit menebus nilai tinggi yang diminta Leipzig, yang ingin segera mendapat keuntungan dari investasi besar mereka awal tahun ini.
Sementara itu, baik Arsenal maupun Chelsea disebut masih memantau situasi, namun belum ada pendekatan resmi atau penawaran konkret yang diajukan ke pihak Leipzig.
Menurut MetroSports, Simons, yang telah menunjukkan penampilan impresif di Bundesliga dan level internasional bersama Belanda, kini menjadi salah satu properti panas di pasar transfer Eropa. Kepindahannya ke Inggris diperkirakan akan memicu persaingan ketat antara klub-klub top. (maq)
