Masih Punya Peluang Lolos, Malaysia Cari Strategi Ampuh untuk Hadapi Indonesia

James Raven langsung menjadi topskor dengan mencetak enam gol. foto: SC

edisiana.com – Persaingan di Grup A Piala Mandiri Cup 2025 masih terbuka jelang laga terakhir fase penyisihan. Dua tim, Filipina dan Malaysia, sama-sama mengantongi tiga poin dan masih berpeluang merebut satu tiket ke babak semifinal. Namun jalan menuju babak gugur tampak jauh lebih berat bagi Malaysia, yang harus menghadapi tim kuat sekaligus tuan rumah, Indonesia.

Saat ini, Indonesia memuncaki klasemen sementara dengan koleksi enam poin dari dua laga, setelah menang telak 8-0 atas Brunei Darussalam, dan mengalahkan Filipina 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat malam (18/7).

Sementara itu, Filipina dan Malaysia berada di posisi dua dan tiga dengan poin sama (3), hasil dari satu kemenangan dan satu kekalahan. Keduanya masih memiliki peluang yang sama untuk lolos, namun selisih gol dan hasil head-to-head akan menjadi penentu jika jumlah poin akhir setara.

Di laga terakhir, Filipina akan menghadapi Brunei, yang menjadi tim terlemah di grup ini. Di atas kertas, Filipina diunggulkan meraih tiga poin tambahan dan memperbaiki selisih gol.

Pemain Malaysia selebrasi selepas menaklukkan Brunei Darussalam. Foto: via Metro

Sebaliknya, Malaysia akan menjalani laga hidup-mati melawan Indonesia pada Senin, 21 Juli 2025. Kemenangan menjadi satu-satunya hasil yang bisa menjamin tempat mereka di semifinal tanpa bergantung pada hasil laga Filipina.

Pelatih Malaysia, Nafuzi Zain, mengakui bahwa laga kontra Garuda Muda akan menjadi ujian terberat timnya sejauh ini. Meski begitu, kemenangan telak 7-1 atas Brunei sebelumnya telah memberikan kepercayaan diri baru di kubu Harimau Malaya Muda.

Namun jika hanya bermain imbang, peluang Malaysia untuk lolos akan bergantung pada hasil pertandingan Filipina. Dalam skenario itu, rekor pertemuan dan selisih gol akan menjadi faktor penentu—dan Malaysia berada dalam posisi yang kurang menguntungkan jika Filipina meraih kemenangan besar atas Brunei.

Peluang masih terbuka, namun jelas bahwa Malaysia harus tampil habis-habisan melawan tim yang sejauh ini belum kebobolan dan menunjukkan dominasi di turnamen ini.

Pelatih Nafuzi Zain mengatakan pihaknya kini fokus dan mengatur strategi serta mempersiapkan mental dan fisik anak asuhnya untuk menghadapi Indonesia.

“Fokus kini adalah pada pemulihan pemain serta persiapan mental dan fizikal menjelang pertandingan melawan Indonesia,” kata Zain diikutip Harian Metro pada hari ini.

Ia menambahkan pihaknya sekarang tengah menganalisis secara terperinci kekuatan dan kelemahan Indonesia. Namun ia tidak menafikan tekanan dari pendukung Indonesia di Stadium Utama Gelora Bung Karno (GBK).

“Kita tahu pendukung Indonesia luar biasa dan sangat fanatik, tetapi pemain kita juga tidak kurang semangat juangnya. Ini masa untuk membuktikan kemampuan,” tegasnya.(maq)

Exit mobile version