edisiana.com – Liverpool gagal melakukan hasil heroik di kandang Atlanta. Mereka hanya menang tipis 1-0 di perempat final Piala Eropa. Akibatnya The Reds tersingkir dari kompetisi itu karena kalah agregat 3-1.
Liverpool mengawali keunggulan dengan cepat di Italia pada laga dinihari tadi. Pemain andalan Mohammed Salah mencetak gol dari titik penalti pada menit ketujuh. Hal itu, memicu harapan bahwa kebangkitan luar biasa kala melawan Barcelona di Champions.
Yang kala itu tim besutan Jurgen Klopp kalah 3-0 di markas Barca. Seperti juga saat ini Liverpool juga kalah dengan Atalanta 0-3 di kandang sendiri.
Pasukan Klopp terlihat seperti tim yang menyakinkan untuk melaju ke babak berikutnya. Mereka menekan habis tuan rumah.
Salah mempunyai peluang terbaik Liverpool untuk mencetak gol keduanya. Ketka ia dikirim dalam situasi satu lawan satu melawan kiper Juan Musso. Sayang tendangannya masih melebar.
Kemudian di babak pertama, Salah mencoba memberikan umpan kepada Luis Díaz. Namun bola melewati atas ke area penalti, namun mengenai lengan Isak Hien.
Seketika pemain Liverpool berteriak meminta penalti tetapi tidak berhasil. Justru Diaz mendapat kartu kuning karena perbedaan pendapat.
Tim asuhan Gian Piero Gasperini bertahan hingga babak kedua berakhir. Dengan hasil ini Atlanta mendapatkan tempat di semifinal. melawan Olympique de Marseille .
“Kami memberikan rintangan besar pada diri kami sendiri [di leg pertama], tapi saya sangat menyukai permainan ini untuk waktu yang lama, komitmen, keinginan, dan kekuatan yang ditunjukkan para pemain sungguh luar biasa,” kata Klopp memuji pemainnya seperti dilansir ESPN.
“Emosinya campur aduk. Kami berharap bisa pergi ke Dublin [untuk final], tapi itu tidak terjadi,” tambahnya.
Liverpool kini mengalihkan perhatiannya kembali ke Liga Inggris. Mereka memiliki 71 poin yang sama dengan Arsenal yang berada di posisi kedua dan tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Manchester City .
Mereka akan bermain di Fulham pada hari Minggu dan harus melakukan perubahan haluan yang cepat.(maq)
