edisiana.com – Tottenham Hotspur menunjukkan perlawanan sengit saat menjamu Atletico Madrid. Sayang, kemenangan 3-2 yang diraih Spurs tak cukup untuk menyelamatkan langkah mereka di Liga Champions. Tim asal London itu tetap tersingkir di babak 16 besar.
Beban berat memang sudah menghantui sejak leg pertama. Kekalahan telak 2-5 di Madrid membuat Tottenham Hotspur harus mengejar defisit besar di kandang sendiri.
Bermain di depan publiknya, Spurs langsung tancap gas.
Tekanan tinggi sejak awal akhirnya berbuah hasil pada menit ke-30. Randal Kolo Muani sukses membuka keunggulan lewat sundulan tajam.
Ia memanfaatkan umpan silang matang dari Mathys Tel di sisi kanan. Gol itu menjadi yang keempat bagi Kolo Muani di kompetisi musim ini.
Spurs nyaris menggandakan keunggulan tak lama berselang. Tel memiliki peluang emas setelah lolos dari kawalan lini belakang.
Namun, kiper tim tamu, Juan Musso, tampil sigap menggantikan peran Jan Oblak yang cedera.
Di sisi lain, Guglielmo Vicario juga tak kalah impresif. Ia menggagalkan sejumlah peluang berbahaya dari Julian Alvarez dan Giuliano Simeone.
Memasuki babak kedua, drama langsung tersaji. Baru dua menit berjalan, Alvarez membungkam publik tuan rumah lewat sepakan keras ke sudut atas gawang.
Gol itu sempat memicu protes keras pemain Spurs yang menilai Xavi Simons dilanggar dalam prosesnya.
Pertandingan semakin panas. Spurs sempat membalas lewat skema serangan cepat yang diselesaikan dengan baik, memanfaatkan kontribusi Ademola Lookman. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama.
Simons tampil sebagai pembeda. Gelandang asal Belanda itu mencetak gol balasan hanya lima menit kemudian, mengembalikan keunggulan agregat tim tamu.
Memasuki menit akhir, pasukan Diego Simeone lebih banyak bertahan. Musso kembali menjadi pahlawan dengan penyelamatan krusial dari peluang Pedro Porro dan Radu Dragusin.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-2 untuk Spurs tetap bertahan. Namun QQ menurut BBC, agregat 5-7 membuat Atletico Madrid berhak melangkah ke perempat final. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Barcelona.(maq)











