edisiana.com – Manchester City akan menghadapi tantangan besar saat menjamu Napoli di Stadion Etihad pada Kamis malam waktu setempat, dalam lanjutan fase grup Liga Champions. Meski performa mereka belum sepenuhnya meyakinkan, kehadiran Kevin De Bruyne, yang mengenal luar dalam klub asal Italia itu, bisa menjadi senjata penting bagi tim asuhan Pep Guardiola.
City tengah menghadapi periode sulit di Liga Champions. Dalam lima laga terakhir kompetisi ini, The Citizens hanya menang sekali dan kalah empat kali (M1 K4). Namun, mereka memiliki rekor kandang yang mengesankan di fase grup: tak terkalahkan dalam 21 laga terakhir di Etihad (M18 S3).
Secara historis, City juga tampil kuat di laga pembuka. Mereka memenangkan lima dari enam pertandingan pekan pertama terakhir di Liga Champions, dan satu kali imbang — modal berharga menghadapi ujian berat dari Napoli.
Napoli Mulai Musim dengan Sempurna
Napoli datang ke Manchester dengan percaya diri tinggi. Juara bertahan Serie A itu memulai musim dengan sempurna, meraih tiga kemenangan beruntun atas Cagliari, Sassuolo, dan Fiorentina.
Penyerang anyar, Rasmus Højlund, yang baru didatangkan dari Manchester United, langsung mencetak gol debutnya pada menit ke-14 dalam kemenangan 3-1 melawan Fiorentina. Gol tersebut disusul penalti dari Kevin De Bruyne — gol keduanya musim ini sejak bergabung dari Manchester City — yang menambah daya gedor Napoli musim ini.
Conte Ingin Tim Tetap Fokus
Pelatih Antonio Conte, yang kini menukangi Napoli, menyambut kemenangan dominan atas Fiorentina dengan gembira. Namun, ia menegaskan kepada skuadnya untuk tidak cepat puas, apalagi lengah. Napoli sempat kehilangan konsentrasi menjelang akhir laga, yang memungkinkan Fiorentina memperkecil skor dalam 10 menit terakhir.
Conte sendiri akan mencatatkan sejarah pribadi, karena Napoli menjadi klub kelima yang ia bawa ke Liga Champions, setelah Juventus, Chelsea, Inter Milan, dan Tottenham Hotspur.
Napoli kini memulai kampanye Liga Champions ke-9 mereka, setelah absen pada musim 2024/25 — kali pertama sejak musim 2009/10.
Rekor Buruk Napoli Lawan Tim Inggris
Menurut Sport Mole, secara statistik, Napoli tampil konsisten di fase grup Liga Champions. Dalam 18 pertandingan terakhir mereka di fase ini, Napoli hanya kalah tiga kali (M11 S4 K3). Namun, rekor tandang mereka melawan klub Inggris masih buruk.
I Partenopei belum pernah menang di kandang tim Inggris dalam kompetisi Eropa (M3 K9), dan telah menderita kekalahan dari enam dari tujuh lawan asal Inggris yang pernah mereka hadapi, termasuk Arsenal, Chelsea, Liverpool, Leeds, Burnley, dan Manchester City. Hanya Leicester City yang belum pernah mengalahkan Napoli dalam pertemuan mereka di musim 2021/22.
Statistik Kunci Jelang Laga:
Manchester City: Tak terkalahkan dalam 21 laga fase grup Liga Champions di kandang (M18 S3).
Napoli: Hanya kalah 3 dari 18 laga fase grup terakhir Liga Champions (M11 S4).
Napoli vs Klub Inggris (Tandang): Tidak pernah menang (M3 K9).
Conte: Melatih lima klub berbeda di Liga Champions, termasuk Napoli.
Laga ini menjanjikan pertarungan sengit antara dua tim penuh kualitas, serta duel taktik antara Guardiola dan Conte. Apakah City bisa mempertahankan dominasi kandang mereka, atau justru Napoli yang akan mencetak sejarah baru di tanah Inggris?(maq)









