Bola, edisiana.com – Bayern Munich menangis dan shock usai kalah 1-0 di kandang Augsburg pada Sabtu malam, 17 September. Juara bertahan Bundesliga itu mengalami musim terburuknya.
Dan kekalahan ini memperpanjang rekor Bayern tanpa kemenangan mereka menjadi empat pertandingan liga berturut-turut. Sekaligus turun ke peringkat keempat klasemen.
Gol satu-satunya di pekan ketujuh itu diciptakan Mergin Berisha di menit ke-59. Kemenangan Augsburg ini menambah tekanan pada pelatih Bayern Julian Nagelsmann.
Pada pertandingan ini tuan rumah tidak begitu memberikan tekanan kepada Bayern. Baik babak pertama maupun kedua.
Mereka hanya membukukan tujuh tembakan ke gawang sang tamu dan hampir dua kali lipat dari total Bayern di babak pertama.
The Bavarians, yang masih segar dari kemenangan grup Liga Champions atas Barcelona pada pertengahan pekan, tidak memiliki penyelesaian klinis dengan baik. Sadio Mane dan Leroy Sane memiliki peluang yang sama.
Pemain Jerman Sane seharusnya menyamakan kedudukan pada menit ke-73 ketika dia hanya bisa mengalahkan pemain Augsburg Rafal Gikiewicz.
Namun kiper itu tetap bertahan untuk memblok tembakannya. Dia kemudian melakukan penyelamatan ganda yang sensasional di menit akhir untuk melindungi keunggulan Augsburg.
Ini adalah pertama kalinya dalam 87 pertandingan Bayern gagal mencetak gol dalam satu pertandingan liga dan untuk pertama kalinya dalam 20 tahun tim tersebut menjalani empat pertandingan liga tanpa kemenangan.
“Setelah empat pertandingan tanpa kemenangan, kami tercengang dan malu,” kata penyerang Bayern Thomas Muller seperti dilansir ESPN pada Minggu, 18 September.
“Saya tidak bisa membahas banyak hal positif dari pertandingan ini. Bila Anda benar-benar menganalisisnya, kami bisa menjadi pemenang dengan begitu banyak peluang yang kami ciptakan. Tetapi jika tidak mengubahnya, maka di sini dengan nol poin,” tambahnya menjelaskan.
Bayern mengumpulkan 12 poin, tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen Borussia Dortmund . Augsburg naik ke posisi 11 dengan sembilan.(maq)
