edisiana.com – Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengatakan para pemain Arsenal merasakan pedih karena tersingkirnya dari Bayern Munich dari Liga Champions. Tapi akan merusak musim mereka.
The Gunners tersingkir di babak perempat final ketika Joshua Kimmich mencetak satu-satunya gol di leg kedua hari Kamis ini untuk memberi Bayern kemenangan agregat 3-2 .
Arsenal menghadapi perubahan haluan yang cepat mengingat akan bertaandang ke Wolves pada hari Sabtu nanti. The Gunners bertujuan untuk mengejar pemimpin Liga Premier Manchester City dengan enam pertandingan tersisa.
“Rasa sakitnya masih ada di sini. Pastinya tidak akan hilang malam ini, tetapi saya dapat menjamin besok kami sepenuhnya fokus pada Wolves dan semua orang bersemangat,” ujar Arteta dilansir ESPN pada hari ini.
Arsenal tersingkir oleh penampilan Bayern lantaran Bayern menang pengalaman dan yang tampil menonjol dalam pertandingan yang diselesaikan melalui beberapa momen penting.
Arteta kemudian mengakui bahwa mungkin perlu beberapa tahun bagi para pemainnya untuk mempelajari kecerdasan yang sama setelah baru kembali ke sepak bola Liga Champions musim ini untuk pertama kalinya sejak 2017.
“Kami belum memainkan kompetisi ini selama tujuh tahun dan kami belum berada di tahap ini selama 14 tahun,” kata Arteta.
“Ada alasannya. Kami ingin melakukan segalanya dengan cepat, super cepat dalam satu musim. Saya rasa kami punya kapasitas dan kualitas untuk mencapai semifinal karena marginnya sangat kecil,” lanjutnya menjelaskan.
Dia juga menjelaskan pertandingan perempat final ini akan menjadi pelajaran bagi timnya.
“Jika melihat secara historis, klub lain membutuhkan waktu tujuh, delapan, atau 10 tahun untuk melakukannya. Saat ini, hal tersebut bagi kami tidak perlu,” tutup dia.(maq)
