Inter Waspadai Kejutan Bodo/Glimt di Aspmyra

Glimt memperpanjang jalan di Liga Champions. Foto: via ESPN

edisiana.com – Inter Milan akan bertandang ke Aspmyra Stadion, markas Bodo/Glimt, dalam lanjutan Liga Champions, Rabu malam nanti.

Meski berstatus juara tiga kali kompetisi elite Eropa, Nerazzurri tak sedikit pun memandang remeh tuan rumah. Alasannya jelas.

Klub asal Norwegia itu sudah membuktikan diri mampu menjungkalkan dua raksasa Eropa: Manchester City dan Atletico Madrid.

Inter sendiri harus melalui jalur playoff setelah terjerumus dari fase sebelumnya. Meski demikian, pengalaman mereka tak bisa dipandang sebelah mata.

Finalis dua kali dalam tiga musim terakhir itu tetap datang dengan reputasi besar. Sebaliknya, Bodo/Glimt adalah debutan di fase gugur Liga Champions.

BACA JUGA:  Pesangon Mancini dari Arab Saudi Rp339 M

Awalnya, perjalanan klub paling utara di kompetisi ini diprediksi akan berakhir di fase liga. Namun secara dramatis, mereka membalikkan keadaan.

Setelah gagal meraih satu pun kemenangan dari enam laga pembuka, Bodo bangkit dengan cara spektakuler.

Mereka menaklukkan Manchester City 3-1 di kandang, lalu mencuri kemenangan 2-1 saat bertandang ke markas Atletico Madrid.

Dua hasil mengejutkan itu memastikan mereka merebut satu tiket kualifikasi terakhir dalam laga penentuan yang penuh drama.

Setelah kehilangan gelar Eliteserien, tim asuhan Kjetil Knutsen menjalani jeda musim dingin sejak malam bersejarah di Madrid.

BACA JUGA:  Cetak Dua Gol, Foden Temukan Performa Apiknya

Kondisi tersebut membuat mereka memiliki waktu pemulihan yang cukup panjang dan diperkirakan berada dalam kondisi fisik prima saat menjamu pemuncak klasemen Serie A.

Knutzen diyakini tak akan banyak mengubah komposisi tim yang sukses membungkam City dan Atleti. Strategi yang sama kemungkinan besar kembali diterapkan pada laga tengah pekan ini.

Mengutip laporan Sport Mole, hanya gelandang berpengalaman Ulrik Saltnes yang diragukan tampil akibat cedera.

Sementara trio andalan — Odin Bjortuft, Patrick Berg, dan Fredrik Sjovold — yang selalu bermain penuh di Liga Champions musim ini, diprediksi kembali menjadi starter.

BACA JUGA:  Jordania Tidak Ada Beban di Final Piala Asia

Dengan kepercayaan diri tinggi dan rekor kandang yang impresif, Bodo/Glimt siap menghadirkan ujian berat bagi Inter.

Aspmyra telah menjadi saksi tumbangnya dua raksasa Eropa — dan kini, Nerazzurri harus memastikan mereka tidak menjadi korban berikutnya.(maq)