Guardiola: Kami Pantas Tidak Menang

Michael Olise memberi Crystal Palace satu poin melalui penalti di menit-menit akhir. Foto: Getty via MetroSports

edisiana.com – Pep Guardiola mengakui timnya Manchester City tidak pantas menang dalam pertandingan melawan Crystal Palace. Pasalnya, lini pertahanan terutama sisi transisi yang rapuh.

“Kami tidak pantas menang. Ini bukan nasib buruk, ini memang pantas. Kami memberikan dua poin. Saat memberikan penalti ini, Anda pantas mendapatkannya,” kata bos Manchester City itu dikutip dari MetroSports pada Ahad ini.

“Anda lihat peluang yang kami ciptakan dan kebobolan hampir sama dengan yang terjadi di musim ini, kecuali saat melawan Chelsea – tapi kami tidak bisa menutup pertandingan tersebut,” imbuhnya dengan kecewa.

Dalam pertandingan pada Sabtu malam itu skor berakhir dengan seri 2-2 di Etihad (maaf dalam berita disebutkan kandang Crystal Palace).

Namun City diperkirakan mampu mengalahkan tim Palace yang sedang dalam kondisi buruk dan mengalami krisis cedera yang parah.

Rico Lewis membawa The Citizens unggul sebelum satu jam berlalu, dengan tim tuan rumah menguasai 75 persen penguasaan bola.

Tapi Eagles secara menakjubkan membalas melalui gol Jean-Phillipe. Gol Mateta menyiapkan akhir yang menegangkan.

Kemudian, di masa tambahan waktu, Phil Foden melanggar Mateta di dalam kotak. Lalu Michael Olise mencetak gol dari titik penalti dan memberikan pukulan telak bagi pertahanan gelar City.

Pasukan Guardiola sekarang berada di urutan keempat di Liga Premier, terpaut tiga poin dari puncak, dengan Liverpool, Arsenal dan Aston Villa di depan mereka siap untuk bermain malam nanti.

“Kami memberikan dua poin untuk keputusan kami. Kami kebobolan penalti dan itu memang pantas kami dapatkan. Ini tidak bisa terjadi, tapi itu terjadi,” ucap Pep.

“Kami menampilkan performa yang sangat bagus, semua detailnya sangat bagus. Kami tidak kebobolan apa pun, bertahan dengan baik dalam situasi bola mati. Dimana mereka kuat, bermain dengan sabar karena memiliki 10 pemain di belakang bola dan itu tidak mudah,” tutur dia.

Dia juga mengakui masa transisi kurang bagus saat dilakukan serangan balik.”Dan tidak seperti yang telah kami lakukan dalam tujuh atau delapan tahun dalam pertandingan seperti ini,” pungkasnya.(maq)

BACA JUGA:  City Ketemu Liverpool dan Klub Elkan Baggott Melawan Wolves