edisiana.com – Gelandang Rodri masih ogah untuk pindah dari Manchester City. Ia berencana menghabiskan tiga tahun ke depan di Etihad meskipun dikaitkan dengan kepindahan sensasional ke Real Madrid. Sorry ya Los Blancos.
Rodri membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia selama lima tahun di Stadion Etihad. Dia membantu City memenangkan empat gelar Liga Premier dan Liga Champions.
Rodri, yang menjadi bintang kemenangan Spanyol di Kejuaraan Eropa selama musim panas. Dan salah satu pemain paling berpengaruh di Inggris dan telah dua kali dinominasikan untuk penghargaan Ballon d’Or.
Real Madrid diyakini tertarik untuk membawa Rodri kembali ke Spanyol setelah bermain di Atletico Madrid dan Villarreal. Sekarang gelandang tersebut bermaksud untuk menghabiskan kontraknya di City.
“Jadi saya punya tiga tahun lagi di Man City, dan tidak ada lagi yang perlu dikatakan,” ujar Rodri dikutip dari MetroSports pada hari ini.
Rodri telah terpilih dalam Tim Terbaik Liga Primer Inggris selama dua musim terakhir dan berharap bisa meraih trofi liga kelima musim ini.
Ia belum menjadi pemain inti musim ini setelah diberi jeda istirahat panjang oleh bos City Pep Guardiola. Tapi bersiap untuk menjalani musim berat lainnya yang akan berlangsung hingga pertengahan Juli. Di antaranya Piala Dunia Antarklub yang diperluas berakhir.
Kalender sepak bola yang diperpanjang telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemain dan pelatih dan Rodri yakin masalah kesejahteraan pemain dapat menyebabkan aksi mogok.
“Itu pendapat umum para pemain, dan jika terus seperti ini, kami tidak punya pilihan lain. Saya benar-benar berpikir itu sesuatu yang membuat kami khawatir. Kami adalah orang-orang yang menderita,” jelasnya.
Rodri menambahkan setiap maksimal bisa bermain hanya 50 pertandingan dalam satu musim.
“Jumlah pertandingan di mana seorang pemain dapat tampil di level tertinggi. Setelah itu akan kalah karena tidak mungkin mempertahankan level fisik,” tutupnya.(maq)











