edisiana.com – Inggris akan memulai perjalanan mereka di Grup L Piala Dunia 2026 dengan ujian berat menghadapi Kroasia di Stadion AT&T, Arlington, Kamis dini hari, 18 Juni 2026.
Pertemuan dua kekuatan Eropa ini menghadirkan aroma laga besar sejak pekan pertama turnamen.
The Three Lions datang dengan modal yang cukup meyakinkan. Menurut Sport Mole, juara dunia 1966 itu menatap panggung terbesar sepak bola dengan catatan empat kemenangan dan tiga hasil imbang dalam rangkaian pertandingan sebelum turnamen.
Inggris juga memiliki kenangan manis dari dua laga pembuka terakhir mereka di Piala Dunia, saat sukses menundukkan Tunisia dan Iran.
Meski demikian, sejarah kerap menjadi pengingat bahwa langkah Inggris di Piala Dunia tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ekspektasi tinggi yang terus mengiringi mereka sering kali berujung pada kekecewaan di fase-fase krusial.
Di sisi lain, Kroasia kembali hadir sebagai tim yang tak boleh diremehkan. Reputasi Vatreni di turnamen besar telah terbangun kuat dalam beberapa tahun terakhir.
Finalis Piala Dunia 2018 itu juga meraih posisi ketiga pada edisi 2022 serta tampil impresif hingga menembus babak akhir Liga Bangsa-Bangsa UEFA 2022-23.
Namun, skuad asuhan Zlatko Dalic datang ke Amerika Serikat dengan motivasi tambahan. Mereka masih menyimpan luka dari Euro 2024, ketika tersingkir di fase grup tanpa meraih satu kemenangan pun.
Catatan tersebut menjadi penampilan terburuk Kroasia di turnamen besar sejak Piala Dunia 2006.
Karena itu, duel di Arlington bukan hanya soal tiga poin pertama. Bagi Inggris, ini adalah kesempatan untuk menegaskan status sebagai kandidat kuat juara.
Sementara bagi Kroasia, laga ini menjadi panggung untuk membuktikan bahwa kegagalan di Euro 2024 hanyalah sebuah kecelakaan, bukan tanda berakhirnya generasi emas mereka.(maq)










