edisiana.com – Perayaan gelar La Liga ke-28 Barcelona berlangsung meriah dan penuh emosi setelah kemenangan 2-0 atas Espanyol.
Para pemain merayakan kesuksesan mereka dengan wajah ceria dalam prosesi panjang yang menyusuri jalan-jalan kota, disambut oleh sekitar 670.000 penggemar yang memadati Barcelona untuk memberi penghormatan kepada tim kesayangan mereka.
Di bawah arahan pelatih Hansi Flick, Blaugrana menjalani musim yang luar biasa, dan pesta juara ini menjadi puncaknya. Dalam perjalanan bus terbuka dari Camp Nou ke Arc de Triomf, para pemain dan fans larut dalam suasana penuh kegembiraan selama lebih dari tiga jam.
Kembang api dan nyala suar mengiringi perjalanan yang penuh kenangan itu.
Laporan Mundo Deportivo menyebutkan beberapa pemain bergiliran menyampaikan pidato dari atas bus, sementara Fermín López mencuri perhatian dengan turun dari bus untuk bernyanyi bersama fans, termasuk meneriakkan lagu-lagu anti-Madrid yang spontan muncul di antara kerumunan.
Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, turut menghiasi parade dengan keluguannya, terlihat lebih sibuk menikmati permen lolipop ketimbang ikut bernyanyi seperti rekan-rekannya.
Meski lagu-lagu klasik Barcelona mendominasi perayaan, chant anti-Madrid sempat terdengar nyaring dan disambut antusias oleh beberapa pemain yang ikut bernyanyi penuh semangat, menambah warna pada pesta juara yang tak terlupakan.(maq)










