Girona Menikam, Madrid Tersenyum: Barça Terpeleset di Montilivi

edisiana.com – Madrid akhirnya bisa tersenyum lebar. Di saat ibu kota menanti kabar, kejutan datang dari Montilivi. FC Barcelona tersungkur 2-1 di tangan Girona FC — dan mimpi merebut puncak klasemen LaLiga pun menguap begitu saja.

Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua tim saling menekan, saling menebar ancaman.
Tendangan bebas Tsygankov dari tepi kotak penalti melayang tipis di atas mistar.

Beberapa saat kemudian, Raphinha membalas lewat sepakan keras yang hanya mampu membentur tiang gawang. Duel sengit, tanpa kompromi.

Drama hadir di masa tambahan waktu babak pertama. Daley Blind menjatuhkan Dani Olmo di area terlarang. Wasit menunjuk titik putih. Kesempatan emas bagi Barça.

BACA JUGA:  Arsenal Jatuh di Dasar Klasemen, Pep Bela Arteta

Namun Yamal gagal. Eksekusinya tak mampu menggetarkan jala. Penalti yang terbuang, dan mungkin… momentum yang ikut menghilang.

Gol pembuka akhirnya datang pada menit ke-59. Umpan silang Jules Koundé melayang sempurna ke dalam kotak penalti.

Kemudian disambut sundulan Cubarsí yang mengarah ke sudut atas gawang. Barça memimpin.  Sejenak, segalanya terasa di bawah kendali. Tapi hanya dua menit.

Girona membalas secepat kilat. Lemar menuntaskan umpan rendah Vanat di dalam kotak enam yard. Tanpa ampun. Tanpa ragu. Skor kembali imbang, dan Montilivi meledak.

Tuan rumah menyerbu.Garcia melakukan penyelamatan gemilang dari sundulan Roca dan sepakan Tsygankov secara beruntun.

BACA JUGA:  Ronaldo Pindah ke Nassr Semata-mata karena Duit, Bro!

Kiper Barça itu kembali menunjukkan refleks luar biasa saat menepis tembakan Ivan Martin sebelum menggagalkan peluang Vanat dari jarak dekat.

Offside menyelamatkan Blaugrana dari petaka tambahan, dan Roca kembali digagalkan di tiang dekat. Tapi tekanan terus menggunung. Menit 86: Tikaman Terakhir

Gol yang ditunggu publik tuan rumah datang di menit ke-86. Beltran menceploskan bola ke sudut bawah gawang. Protes bermunculan — Koundé dianggap dilanggar dalam prosesnya — namun wasit tetap pada keputusan.
Gol sah.

Robert Lewandowski sempat mencetak gol di masa tambahan waktu, tetapi dianulir karena offside. Harapan terakhir padam sebelum sempat menyala.

Roca menerima kartu merah, namun luka Barça sudah terlanjur dalam.

BACA JUGA:  Istri Kane Mencari Rumah di Munich

Melansir ESPN, dan ini menjadi kekalahan  yang kedua secara beruntun bagi Barcelona, setelah sebelumnya tumbang dari Atlético Madrid di ajang Copa del Rey pada Kamis lalu.

Sementara itu, di Madrid senyum mulai merekah. Perburuan gelar kembali memanas. Dan kali ini, Girona-lah yang menyalakan apinya.(maq)