Cagliari Hentikan Laju Si Nyonya Tua

Pemain Cagliari saat mengepung pemain lawan saat membawa bola. Foto: via MD

edisiana.com – Juventus jatuh di saat yang paling tidak terduga. Bertandang ke Sardinia, Si Nyonya Tua tumbang 0-1 dari Cagliari pada Sabtu malam di pekan ke-21 Serie A.

Kekalahan yang terasa lebih menyakitkan karena datang ketika tanda-tanda kebangkitan mulai terlihat.

Sejak Luciano Spalletti mengambil alih, Juventus perlahan menemukan bentuknya. Enam laga tanpa kekalahan—lima kemenangan dan satu hasil imbang—menjadi bukti.

BACA JUGA:  Deal! Chelsea dan Sterling, Gaji £300.000 Per Minggu

Namun semua itu runtuh di hadapan Cagliari yang bermain dengan determinasi, disiplin, dan tanpa rasa takut.

Juventus menguasai permainan, tapi tumpul. Cagliari menunggu, bertahan, lalu menghantam di momen yang tepat. Satu gol sudah cukup.

Dan Juve tak pernah benar-benar menemukan jawaban. Kekalahan ini bukan sekadar soal satu malam buruk.

Dampaknya besar. Juventus kini semakin tertinggal dalam perburuan gelar dan berisiko turun ke posisi keempat klasemen jika Roma berhasil membawa pulang poin dari markas Torino.

BACA JUGA:  Messi Absen, Miami Target Menang Lawan Toronto

Menurut MD, jarak Juventus dengan para rivalnya kian melebar: tertinggal empat poin dari Milan dan Napoli, serta sepuluh poin dari pemuncak klasemen Inter.

Angka-angka yang mulai berbicara keras.
Momentum hilang. Tekanan kembali datang. Serie A tak menunggu siapa pun—bahkan Juventus.(maq)