edisiana.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi meluncurkan inovasi Manajemen Talenta Batam (MANTAB) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif di wilayah Batam.
Peluncuran ini berlangsung di Politeknik Negeri Batam pada Selasa, 12 Agustus 2025. Yang mana acara ini dihadiri oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi & Pengusahaan BP Batam, Fary Francis; Direktur Pengembangan KPBPB & KEK, Irfan Syakir Widyasa; serta Direktur Politeknik Negeri Batam, Bambang Hendrawan.
Peluncuran MANTAB sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, dalam rangka mewujudkan Batam sebagai pusat investasi global yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.
Jembatan antara Talenta Lokal dan Kebutuhan Industri
MANTAB merupakan sistem manajemen talenta berbasis teknologi, mengintegrasikan Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Artifisial (AI) untuk menyelaraskan kebutuhan industri dengan kompetensi tenaga kerja secara real-time.
Sistem ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran terbuka yang pada tahun 2024 tercatat sebesar 7,68 persen—jauh di atas rata-rata nasional (4,82 persen).
“Batam memiliki potensi industri besar, namun daya serap tenaga kerja masih terkendala mismatch keterampilan. MANTAB hadir sebagai solusi konkret, menjembatani gap tersebut dengan pendekatan berbasis data dan teknologi,” ujar Fary Francis.
Kolaborasi Industri dan Pendidikan
Sistem MANTAB akan mengintegrasikan data ketenagakerjaan, program pelatihan, hingga sertifikasi kompetensi, serta memperkuat ekosistem pelatihan berbasis link and match antara dunia usaha, BUMN, pemerintah, dan lembaga pendidikan.
Direktur Politeknik Negeri Batam, Bambang Hendrawan, menyambut baik inisiatif ini. “Mahasiswa akan mendapatkan akses pelatihan relevan, sertifikasi terjangkau, dan peluang kerja yang lebih luas. Ini akan berdampak langsung terhadap mutu lulusan vokasi,” ujarnya.
MANTAB juga akan terhubung dengan Batam Creative Hub, pusat inovasi yang mendukung pengembangan talenta di bidang ekonomi kreatif, manufaktur presisi, otomasi, dan quality control.
Menjadi Model Nasional Pengelolaan Talenta
Direktur Pengembangan KPBPB & KEK, Irfan Syakir Widyasa, menekankan bahwa MANTAB bukan hanya platform digital, melainkan bagian dari ekosistem berkelanjutan. “Tujuannya adalah menciptakan talenta yang siap kerja, siap bersaing, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” katanya.
BP Batam optimistis MANTAB akan menjadi model nasional pengelolaan talenta terintegrasi, yang mendukung kemajuan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan SDM secara menyeluruh.(*)
