Xabi Alonso Siap Tinggalkan Leverkusen dengan Catatan Tak Terkalahkan di Laga Tandang

Xabi Alonso memberikan semangat kepada pemainnya yang kalah dari Atalanta di final Liga Eropa. Foto: via ESPN

edisiana.com – Bayer Leverkusen berpeluang mencetak rekor baru Bundesliga saat menghadapi Mainz 05 pada laga pamungkas musim ini, Sabtu besok. Jika berhasil menghindari kekalahan, Leverkusen akan mencatatkan 34 pertandingan tandang berturut-turut tanpa terkalahkan—rekor luar biasa di sepak bola Jerman.

Tim yang telah memastikan finis di posisi kedua di belakang Bayern ini ingin menutup musim dengan catatan gemilang sekaligus memberikan perpisahan manis untuk pelatih Xabi Alonso, yang akan mengakhiri masa tugasnya setelah dua setengah tahun bersama klub.

“Ya, dalam hal pencapaian sepak bola, itu akan sangat berarti bagi kami,” ujar Alonso dikutip ESPN, Jumat ini.

“Dua musim penuh tanpa kekalahan tandang adalah sesuatu yang istimewa. Tidak akan mudah, tapi kami akan mencoba sampai hari terakhir,” tambah dia.

Alonso, 43 tahun, secara luas diperkirakan akan menjadi pengganti Carlo Ancelotti di Real Madrid, setelah sang pelatih veteran diumumkan sebagai pelatih tim nasional Brasil awal pekan ini. Meski rumor makin kuat, Alonso memilih untuk tidak membahas masa depannya lebih jauh.

“Saya pikir lebih baik menyelesaikan segala sesuatunya dengan benar, dan ada waktu yang tepat untuk segalanya,” tegas pelatih asal Spanyol itu.

Laga melawan Mainz tak hanya menjadi penutup musim, tapi juga momen perpisahan antara Alonso dan para pendukung Leverkusen yang telah menyaksikan transformasi tim di bawah arahannya.

Dalam masa kepemimpinannya, Leverkusen tumbuh menjadi kekuatan yang konsisten di papan atas Bundesliga.

“Kami punya cukup waktu untuk mengucapkan selamat tinggal, jadi kami ingin mengakhirinya dengan perasaan yang baik untuk semua,” tambah Alonso.

Dengan hanya satu laga tersisa, mata publik sepak bola tertuju pada apakah Xabi Alonso bisa menutup era kepelatihannya di Leverkusen dengan rekor sempurna tandang—dan melangkah ke tantangan baru dengan kepala tegak.(maq)

Exit mobile version