edisiana.com – Klub-klub Liga Premier akan melakukan pemungutan suara bulan depan terkait dengan permohonan Wolves untuk menghapus VAR. Karena dinilai kontraversi.
Video asisten wasit atau sering disebut VAR ini pertama kali diterapkan tahun 2019 di Premier League. Sesuai dengan persetujuan 14 klub dari 20 tim yang berkompetisi di kasta tertinggi itu.
Melansir Daylimail, mulai musim depan VAR tidak akan digunakan lagi. Namun sebelumnya pada bulan 6 Juni nanti pihak Premier League akan mengadakan pemungutan suara di Harrogate.
Dalam rapat umum tahunan, pihak penyelenggara akan membahas permohonan Wolves berada yang meminta VAR dihapus lantaran sejumlah keputusan VAR yang kontroversial
Mereka akan menunjuk pada statistik dalam pengambilan keputusan yang benar dari 82 persen menjadi 96 persen sejak diperkenalkannya VAR. Dan juga mendesak pihak klub untuk fokus pada perbaikan yang bertujuan untuk mempercepat pengambilan keputusan.
Seperti panggilan semi-otomatis pada posisi offside sedang diperkenalkan, misalnya.
Sebuah pernyataan klub Wolves mengatakan permohonan tersebut datang setelah pertimbangan yang cermat dan dengan rasa hormat yang tinggi kepada Liga Premier, (wasit) dan sesama pesaing.
“Tidak ada kesalahan yang bisa ditimpakan. Kami semua hanya mencari hasil terbaik untuk sepak bola. Semua pemangku kepentingan telah bekerja keras untuk mencoba menyukseskan pengenalan teknologi tambahan,” tambah klub Wolves seperti dikutip dari Daylimail pada hari ini.
Namun, setelah lima musim VAR di Premier League, Wolves menambahkan, sekarang saatnya untuk melakukan perdebatan yang konstruktif dan kritis mengenai masa depannya
“Harga yang harus kami bayar untuk peningkatan akurasi bertentangan dengan semangat permainan kami, dan sebagai hasilnya kami harus menghapusnya mulai musim 2024-25 dan seterusnya,” pinta Wolves.
Juru bicara Premier League membalas dengan mengatakan: Liga Premier akan memfasilitasi diskusi mengenai VAR dengan klub pada rapat umum tahunan bulan depan.
“Klub berhak untuk mengajukan proposal pada rapat pemegang saham dan kami mengakui kekhawatiran dan permasalahan seputar penggunaan VAR,” jelasnya.
“Namun, liga sepenuhnya mendukung penggunaan VAR dan tetap berkomitmen, bersama PGMOL (wasit), untuk terus melakukan perbaikan pada sistem demi kepentingan permainan dan penggemar.”
Premier League yakin bahwa menghapus VAR akan meningkatkan jumlah keputusan yang salah.(maq)
