edisiana.com – Luis Enrique yakin Paris Saint-Germain dapat bangkit melawan Barcelona dan mencapai semifinal Liga Champions di Stadion Olimpiade pada Rabu dinihari nanti.
Barca menang 3-2 di Paris Rabu lalu, mengakhiri 27 pertandingan tak terkalahkan PSG di semua kompetisi. Dan Barca memiliki keunggulan sebagai tuan rumah pada leg kedua perempat final pekan ini.
Pelatih PSG Luis Enrique pernah menangani Barca pada tahun 2017 ketika membalikkan kekalahan 4-0 dari tim Prancis tersebut dengan mengalahkan mereka 6-1 di pertandingan kedua. Tapi kini ia ingin menciptakan sejarah di sisi lain kesenjangan tersebut.
“PSG tidak pernah bangkit untuk menang setelah kalah di leg pertama, namun Rabu nanti adalah harinya,” kata Luis Enrique dengan percaya diri seperti dilansir ESPN pada hari ini.
“Setelah kekalahan dalam pertandingan penting, hari-hari setelah pertandingan terasa sulit. Sulit untuk memulihkan mental, tetapi hal baik tentang sepak bola adalah Anda memiliki pertandingan lain melawan lawan yang sama,” tambahnya.
Menurut dia, dalam pertandingan nanti timnya tidak pantas mendapatkan hasil imbang. “Kami harus lebih baik kali ini. Kami tidak akan menahan diri. Ungkapan itu tidak ada bagi kami dan kami yakin kami akan membalikkan keadaan,” terang dia.
“Saya pikir pertandingan ini akan serupa. Saya pikir akan ada gol. Skor 3-2 berarti kami harus tampil maksimal,” sambung mantan pelatih timnas Spanyol itu.
Menjelang leg pertama, Luis Enrique mengatakan dia mewujudkan DNA dan gaya sepak bola Barcelona lebih baik daripada rekannya Xavi Hernández.
Bos PSG bersikeras bahwa dia mendukung komentar tersebut, namun dia menambahkan bahwa itu tidak berarti dia tidak menghargai Xavi sebagai seorang manajer.
“Saya mempertahankan apa yang saya katakan tentang [DNA Barca] karena satu kekalahan atau satu musim tidak akan mengubah pikiran saya mengenai hal itu,” tambah Luis Enrique.(maq)










