edisiana.com – Manchester akan terbakar. Old Trafford bersiap menjadi panggung duel panas ketika Manchester City bertandang ke markas Manchester United pada Sabtu siang waktu setempat, atau Sabtu malam WIB.
Derby Manchester kembali hadir—dan seperti biasa, tak ada ruang untuk kompromi. Menang adalah harga mati.
The Citizens tiba dengan bara di dada. Hasil imbang ketiga secara beruntun saat bertandang ke Brighton menjadi luka yang belum kering.
Sebuah kesalahan lain yang semakin menggerogoti harapan City dalam perburuan gelar yang kian menipis. Guardiola marah. Dan City yang marah selalu berbahaya.
THEATER OF DREAMS, ATAU MIMPI BURUK?
Old Trafford akan menjadi arena ujian bagi Pep Guardiola, yang kali ini berhadapan dengan Michael Carrick—pelatih baru yang diberi misi darurat: menahan kapal Manchester United agar tak terus tenggelam. Tugas berat. Terlalu berat?
Guardiola sempat menarik napas lega. Dua puluh empat jam setelah City terpeleset, Liverpool—sang juara bertahan—menahan imbang Arsenal tanpa gol di Emirates.
Hasil itu membuka celah. Dan Derby di Theater of Dreams menjadi kesempatan emas City untuk tetap menempel papan atas klasemen.
TRIO MEMATIKAN
Paul Merson tak ragu. Prediksinya tegas, nyaris tanpa ampun. “Saya rasa dia pasti akan masuk starting line-up. Dia didatangkan untuk pertandingan seperti ini,” ujar Merson, dikutip dari MetroSports, Jumat 16 Januari 2026.
Merson memprediksi Guardiola akan menurunkan Erling Haaland, Rayan Cherki, dan Semenyo sebagai trisula maut. Kombinasi yang ia nilai lengkap: gol, kecepatan, kekuatan, dan kecerdikan.
“Ketika Cherki tidak bermain, City seperti kehilangan sesuatu. Mereka kesulitan tanpa dia di lapangan,” tambahnya.
Bagi Merson, formula ini lebih dari cukup untuk merampok tiga poin dari Old Trafford. “Saya akan sangat terkejut jika Manchester United menang,” tegasnya.(maq)
Prediksi: Manchester United 1-3 Manchester City.









