edisiana.com – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menegaskan pentingnya menjaga sinergi yang selama ini telah terbangun dengan baik. Ia juga meminta seluruh jajaran terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, terutama dalam pelayanan perizinan.
Menurut Amsakar, langkah tersebut krusial untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif. “Tujuannya agar iklim investasi tetap terjaga dan mampu memberikan kontribusi terhadap ekonomi Batam,” ujar Amsakar, Rabu (14/1/2025).
Optimisme tersebut dinilai beralasan. Selain membenahi layanan investasi, BP Batam juga terus menyederhanakan regulasi guna memperkuat ekosistem usaha di Batam. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing kawasan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dengan berbagai langkah strategis itu, Amsakar menyatakan BP Batam siap menciptakan lompatan pembangunan pada 2026.
“Momentum yang baik sepanjang 2025 ini harus kita tingkatkan pada tahun ini. Di tengah ketidakpastian global, investor masih tetap percaya untuk berinvestasi di Batam. Kepercayaan inilah yang harus kita jaga agar arus investasi dan aktivitas industri terus berjalan,” tegasnya.
Sepanjang 2025, BP Batam mencatat kinerja positif. Realisasi investasi mencapai Rp 54,74 triliun dari target Rp 60 triliun.
Capaian tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Batam yang tercatat sebesar 6,89 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Amsakar menambahkan, berbagai capaian tersebut merupakan hasil dari energi kolektif seluruh pemangku kepentingan. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan demi mendukung kemajuan Batam secara berkelanjutan.(*)











