edisiana.com – Real Madrid menunjukkan mental juara saat menghadapi AS Roma dalam duel dramatis Liga Champions. Sempat tertinggal 1-3, Los Blancos sukses membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan 4-3 berkat gol penentu Antonio Rüdiger pada menit-menit akhir pertandingan.
Laga yang berlangsung Rabu malam itu berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim saling melancarkan serangan dan berusaha menguasai jalannya pertandingan. Roma bahkan sempat membuat Madrid berada dalam situasi sulit sebelum akhirnya harus menelan kekalahan menyakitkan di hadapan pendukung sendiri.
Tim asuhan Gian Piero Gasperini membuka keunggulan melalui gol De Roon. Namun, Madrid tak membutuhkan waktu lama untuk merespons.
Kylian Mbappé sukses menyamakan kedudukan setelah melewati Mario Hermoso sebelum melepaskan tembakan jarak jauh yang gagal dibendung Pierluigi Gollini.
Madrid berusaha membalikkan keadaan sebelum turun minum. Jude Bellingham sempat melepaskan tembakan, tetapi bola masih melenceng dari sasaran. Skor 1-1 pun bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Roma kembali mengambil kendali permainan. Pada menit ke-51, Malen berhasil membawa tuan rumah unggul setelah menerima operan Rodrigo Mora.
Dengan kontrol bola yang apik, Malen melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Thibaut Courtois.
Belum sempat Madrid menyusun ulang pertahanan, Roma kembali menghukum tim tamu. Enam menit berselang, umpan sederhana dari Soule membelah lini belakang Los Blancos.
Malen menyelesaikan peluang tersebut dengan tembakan akurat sekaligus mengubah skor menjadi 3-1.
Tertinggal dua gol, Madrid mulai meningkatkan intensitas serangan. Jose Mourinho merespons situasi tersebut dengan memasukkan Endrick untuk menggantikan Vinicius. Pergantian itu menjadi salah satu titik balik pertandingan.
Gollini sempat tampil gemilang dengan menggagalkan dua peluang Mbappé secara beruntun. Namun, tekanan Madrid akhirnya membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki tujuh menit terakhir.
Pemain pengganti Espi memperkecil ketertinggalan setelah memanfaatkan bola hasil sundulan Endrick yang sempat ditepis Gollini. Gol tersebut membangkitkan harapan Madrid untuk menyelamatkan pertandingan.
Dua menit kemudian, Stadio Olimpico terdiam. Endrick menyambut sepak pojok Arda Güler dengan sundulan tajam yang mengoyak gawang Roma. Skor berubah menjadi 3-3 dan momentum sepenuhnya berada di tangan Madrid.
Drama belum berakhir. Ketika pertandingan tampak akan ditutup dengan hasil imbang, Arda Güler kembali menjadi kreator melalui tendangan bebasnya. Antonio Rüdiger menyambut bola tersebut dan sukses mencetak gol penentu kemenangan.
Gol Rüdiger memastikan Madrid menuntaskan comeback luar biasa dengan kemenangan 4-3. Bagi Roma, hasil ini menjadi pukulan telak setelah sempat unggul dua gol.
Sementara bagi Los Blancos, melansir ESPN, kemenangan dramatis tersebut menegaskan bahwa pertandingan belum selesai selama peluit akhir belum dibunyikan.(maq)
