Gol Haaland, Bangkitkan Kenangan Pep Sama Cryuff dan Ibrahimovic

Pep Guardiola. Foto: Getty

Bola, edisiana.com Gol kemenangan Erling Haaland untuk Manchester City membuat Pep Guardiola pada kenangan lama. 

Striker Norwegia itu membawa City  menang 2-1 melawan mantan klubnya dengan penyelesaian akrobatik pada menit ke-84. Gol yang ke-13 hanya dalam delapan pertandingan sejak pindah musim panas ke Stadion Etihad.

Guardiola mengatakan gol itu membangkitkan kenangan Cryuff dan Ibrahimovic. Yang dinilai manajer City secara sarkastis disebut sebagai “teman baik” setelah konflik antara keduanya selama waktu mereka bersama di Barcelona. 

Dia mengakui itu telah menutupi sebagian besar kinerja di bawah standar dari timnya.

“Mungkin orang-orang yang mengenal saya tahu pengaruh Johan Cruyff dalam hidup saya sebagai pribadi. Seorang mentor dan bertahun-tahun yang lalu dia mencetak gol luar biasa di Camp Nou untuk Barcelona melawan Atletico Madrid,” kata Guardiola seperti dijelaskan dì ESPN pada Kamis, 15 September. 

“Saat Erling mencetak gol, saya pikir itu, sangat mirip. Saya ingat teman baik saya Ibrahimovic, yang memiliki kemampuan untuk meletakkan kaki di atas, dan Erling sangat mirip dalam hal itu,” imbuhnya lagi.

Menurutnya, Haaland elastis, fleksibel dan  memiliki kemampuan untuk melakukan kontak dan memasukkan bola ke gawang.”Saya pikir ibu dan ayahnya memberinya fleksibilitas itu,” ujarnya. 

City gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran di babak pertama dan tertinggal dari Dortmund 0-1.  Jude Bellingham mencetak gol tak lama setelah turun minum.

Namun kemudian dibalas bek City John Stones dengan tendangan roket jarak 20 yard setelah 80 menit. “Kami tidak dalam tempo yang te pay di babak pertama,” tambah Guardiola. 

“Tapi saat John berada dalam ritme yang tepat dan membuat gol yang luar biasa,” sambungnya. 

Pencetak gol Bellingham, adalah salah satu pemain Dortmund yang menonjol dengan gelandang berusia 19 tahun itu dicap”pemain luar biasa” oleh Guardiola. 

“Saya pikir kami brilian untuk sebagian besar permainan. Kami memberi mereka sedikit untuk bekerja. Pemain mereka yang sangat bagus bermain dengan baik, tetapi mereka tidak selalu membunuh kami di area berbahaya,” terang Bellingham.(maq)

Exit mobile version