edisiana.com – Blackburn Rovers harus rela kehilangan kemenangan yang sudah di depan mata saat menghadapi Wolves pada laga perdana Championship 2026/2027. Gol penalti Raul Jimenez pada menit-menit akhir memaksa pertandingan di Molineux, Jumat malam (14/8/2026), berakhir imbang 2-2.
Wolves yang baru saja turun kasta ke Championship tampil agresif sejak awal pertandingan. Tuan rumah bahkan sempat terlihat berada di jalur untuk mengamankan kemenangan meyakinkan setelah Marshall Munetsi membuka keunggulan pada menit ke-18.
Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Sembilan menit berselang, Blackburn menyamakan kedudukan melalui Sean McLoughlin. Gol tersebut menjadi yang pertama bagi McLoughlin bersama klub barunya.
Memasuki babak kedua, Blackburn justru mampu membalikkan keadaan. Hanya tiga menit setelah jeda, Andri Gudjohnsen mencetak gol yang membawa Rovers unggul 2-1.
Pasukan Tony Mowbray kemudian bertahan dengan disiplin sepanjang sebagian besar babak kedua. Blackburn bahkan beberapa kali nyaris memperlebar keunggulan.
Petaka datang menjelang pertandingan berakhir. Ryan Alebiosu melakukan handball di dalam kotak penalti. Wasit Farai Hallam tanpa ragu menunjuk titik putih dan memberikan penalti kepada Wolves.
Raul Jimenez, yang masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua, dipercaya menjadi eksekutor. Setelah melalui proses yang cukup panjang, penyerang tersebut tetap tenang menjalankan tugasnya.
Tendangan Jimenez mengarah tepat ke sudut kanan bawah gawang dan tak mampu dibendung kiper Blackburn. Skor berubah menjadi 2-2 hingga pertandingan berakhir.
Hasil tersebut membuat Wolves mengawali kehidupan mereka di Championship dengan satu poin. Sementara bagi Blackburn, kemenangan yang hampir digenggam harus sirna akibat penalti di penghujung laga.
Manajer Wolves, Cesar Peixoto, tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Menurut dia, semangat juang para pemain hingga menit terakhir menjadi hal positif yang patut dipertahankan.
“Para pemain menunjukkan semangat juang yang besar hingga akhir, dan itulah yang saya inginkan,” kata Peixoto.(maq)
