edisiana.com – Situasi di Real Madrid semakin memanas menjelang penutupan musim yang penuh turbulensi. Setelah rentetan hasil yang mengecewakan dan suasana ruang ganti yang mulai retak, kini muncul episode baru yang melibatkan Kylian Mbappé dan pelatih interim Álvaro Arbeloa.
Penyerang asal Prancis itu dikabarkan melontarkan komentar tajam usai laga kontra Real Oviedo, menyusul keputusan Arbeloa yang kembali mencadangkannya.
Mbappé tidak menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap situasi yang ia alami dalam beberapa pekan terakhir.
“Manajer mengatakan kepada saya bahwa saya adalah striker pilihan keempat setelah Mastantuono, Vini, dan Gonzalo,” ujar Mbappé dikutip dari MD dengan nada sindiran yang langsung memicu kegaduhan di internal klub.
Komentar tersebut dianggap sebagai serangan terbuka terhadap Arbeloa, yang sebelumnya dipercaya manajemen untuk mengambil alih tim setelah keputusan mengejutkan memecat Xabi Alonso.
Mbappé bahkan disebut melangkah lebih jauh dengan mempertanyakan keputusan klub menunjuk Arbeloa sebagai suksesor Alonso.
Menurut beberapa sumber di lingkungan Valdebebas, sang bintang menilai pergantian pelatih itu sebagai “kesalahan besar” yang justru memperburuk situasi tim di momen paling krusial musim ini.
Ketegangan di ruang ganti Madrid kini menjadi perhatian utama. Dengan ego besar dan tekanan tinggi yang mengelilingi skuad, klub harus bergerak cepat sebelum konflik internal berkembang menjadi krisis yang lebih dalam.(maq)
