edisiana.com – Keputusan mengejutkan datang dari kursi kepelatihan Inter Miami CF. Javier Mascherano resmi mengundurkan diri hanya beberapa hari setelah hasil imbang 2-2 melawan New York Red Bulls akhir pekan lalu.
Dalam pernyataannya, Mascherano menyebut alasan pribadi sebagai dasar keputusan tersebut.
“Saya ingin memberi tahu semua orang bahwa, karena alasan pribadi, saya telah memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan saya sebagai pelatih kepala Inter Miami CF,” ujarnya dinukil dari ESPN pada hari ini.
Pihak klub bergerak cepat menunjuk pengganti sementara. Guillermo Hoyos akan mengambil alih tim untuk pertandingan mendatang. Sebelumnya, Hoyos menjabat sebagai direktur olahraga klub.
“Pertama dan terpenting, saya ingin berterima kasih kepada klub atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya,” tambah Mascherano.
Meski masa jabatannya terbilang singkat, kontribusi Mascherano cukup signifikan.
Mantan pelatih timnas Argentina U-20 itu sukses membawa Inter Miami melaju hingga semifinal Piala Champions Concacaf serta final Piala Liga.
Bahkan, ia mencatatkan sejarah dengan mempersembahkan gelar Piala MLS pada musim pertamanya di tahun 2025.
Pada musim 2026, performa Miami sebenarnya masih kompetitif. Mereka menempati posisi ketiga Wilayah Timur setelah tujuh pertandingan. Namun, langkah mereka di Piala Champions Concacaf terhenti usai kalah dari Nashville SC.
Kepergian Mascherano tentu meninggalkan tanda tanya besar. Di tengah musim yang masih panjang, stabilitas tim kini menjadi pekerjaan rumah utama bagi manajemen Inter Miami.(maq)
