edisiana.com – Barcelona harus menelan pil pahit meski meraih kemenangan 2-1 atas Atlético Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA, Rabu (15/4/2026). Hasil itu tak cukup menyelamatkan langkah Blaugrana setelah kalah agregat 2-3.
Bermain di Madrid, Barca tampil agresif sejak awal. Laga baru berjalan lima menit, Lamine Yamal langsung membuka keunggulan.
Ia memanfaatkan kesalahan kontrol mantan bek Barca, Clément Lenglet, sebelum menceploskan bola melewati kiper Juan Musso.
Tekanan Barca berlanjut. Menit ke-24, Ferran Torres menggandakan keunggulan usai menerima umpan matang dari Dani Olmo. Sepakan kaki kirinya meluncur mulus ke pojok atas gawang. Skor agregat pun sempat imbang 2-2.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Marcos Llorente menusuk dari sisi kanan dan mengirim umpan ke kotak penalti yang disambar Ademola Lookman. Gol tersebut memastikan Atleti kembali unggul secara agregat.
Barca sebenarnya punya peluang emas memperlebar jarak. Lima menit sebelum gol Atleti, sundulan bebas Fermín López mampu ditepis gemilang oleh Musso.
Memasuki babak kedua, drama kembali terjadi. Torres sempat mencetak gol keduanya lewat sepakan voli memanfaatkan bola liar. Namun, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena offside.
Situasi kian sulit bagi tim tamu setelah Eric García diganjar kartu merah akibat menjatuhkan striker Atleti, Alexander Sørloth, yang tengah berlari menyambut umpan terobosan.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 tetap bertahan. Hasil itu mengantar Atlético Madrid melaju ke semifinal. Melansir BBC, kini tim asuhan Siemone menanti pemenang duel antara Arsenal dan Sporting CP, dalam upaya mengulang pencapaian ke final seperti terakhir kali pada 2016.(maq)
