Santiago Bernabéu Kembali Beraroma Mahkota

Vinicius memastikan kemenangan untuk Madrid. Foto: via BBC

edisiana.com – Real Madrid merebut lagi takhta La Liga setelah menaklukkan Real Sociedad dengan skor meyakinkan 4-1 pada Sabtu malam.

Baru lima menit laga berjalan, publik Madrid sudah berdiri menyambut gol pembuka. Sentuhan lembut Gonzalo García menyempurnakan umpan silang presisi dari Trent Alexander-Arnold. Kombinasi muda dan visi tajam yang menjanjikan masa depan cerah.

Namun, malam itu tak sepenuhnya ramah bagi sang penyerang muda. García memiliki beberapa peluang emas lain, tetapi penyelesaian akhirnya belum setajam harapan.

Drama hadir pada menit ke-21. Dean Huijsen dinilai menjatuhkan Yangel Herrera di kotak terlarang. Mikel Oyarzabal dengan dingin mengeksekusi penalti untuk menyamakan skor.

BACA JUGA:  De Jong Pilih Klub Mana? City atau United

Namun Madrid tak pernah lama goyah.
Empat menit berselang, wasit Francisco Jose Hernandez Maeso menunjuk titik putih di sisi sebaliknya.

Jon Aramburu menjegal pergelangan kaki Vinícius. Sang winger Brasil bangkit, menatap gawang, dan tanpa ragu mengembalikan keunggulan pada menit ke-25.

Valverde Meledak, Bernabéu Bergemuruh
Jika ada momen yang benar-benar memecah malam, itu datang di menit ke-31. Federico Valverde, sang kapten, diberi terlalu banyak ruang di tepi kotak penalti.

Kesalahan fatal yang langsung dihukum dengan tembakan keras — gol pertamanya musim ini dan sebuah selebrasi penuh gairah.Madrid unggul 3-1 sebelum turun minum.

Babak kedua tak mengubah narasi. Aramburu kembali menjadi protagonis yang salah arah, lagi-lagi menjatuhkan Vinícius di area terlarang. Eksekusi kedua sang Brasil tak kalah dingin. Skor 4-1. Laga selesai.

BACA JUGA:  Dituduh Sembunyikan Biaya Transfer, Neymar, dan Barcelona Bakal Diadili

Vinícius menjadi wajah determinasi malam itu — dua penalti, dua gol, satu pesan tegas: Madrid tak akan menyerahkan takhta begitu saja.

Ada satu momen emosional lainnya. Dani Carvajal akhirnya kembali merumput sekitar satu jam laga berjalan, menggantikan Alexander-Arnold. Itu adalah penampilan liga pertamanya sejak kekalahan 2-1 dari Barcelona pada Oktober lalu.

Namun kabar menyebutkan sang bek kanan tak sepenuhnya puas. Ketidakhadirannya pekan lalu saat Madrid bertandang ke Valencia CF — di mana pemain Castilla berusia 21 tahun David Jiménez dipercaya mengisi pos bek kanan — disebut-sebut meninggalkan sedikit ganjalan.

BACA JUGA:  Scott Parker Dipecat Club Bruges

Melansir ESPN, Madrid kembali ke puncak. Dengan karakter, determinasi, dan sedikit drama. Seperti biasa. Seperti yang diharapkan dari klub yang hidup untuk malam-malam seperti ini.(maq)