edisiana.com – Real Betis meraih kemenangan 2-0 atas Leganés pada Jumat, 14 Agustus 2026. Dua gol Betis tercipta setelah pertandingan memasuki fase akhir, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama.
Betis tampil kurang meyakinkan pada paruh pertama. Tim asuhan Manuel Pellegrini kesulitan menemukan ritme permainan menghadapi Leganés yang tampil terorganisasi dan disiplin dalam bertahan.
Leganés memang tidak banyak menciptakan peluang berbahaya. Kesempatan terbaik mereka datang pada menit ke-38 ketika Fornals memberikan umpan terobosan kepada Ez Abde.
Namun, mantan kiper Sevilla, Juan Soriano, tampil gemilang dalam situasi satu lawan satu dan berhasil mempertahankan gawangnya.
Pellegrini kemudian melakukan sejumlah perubahan pada babak kedua untuk mengubah jalannya pertandingan. Vitor Roque dan Giovani Lo Celso menjadi beberapa pemain yang dimasukkan untuk menambah daya gedor Betis.
Pergantian tersebut langsung memberikan energi baru bagi permainan Betis. Lo Celso mendapat sambutan hangat dan mampu memberikan pengaruh positif di lini tengah.
Sementara itu, masuknya Héctor Bellerín juga membuat serangan dari sisi kanan menjadi lebih hidup.
Hanya 13 menit setelah tiga pergantian pemain dilakukan, Betis akhirnya memecah kebuntuan. Gol tersebut lahir melalui kombinasi apik yang melibatkan Fornals dan Bellerín.
Ez Abde kemudian menyelesaikan peluang tersebut dengan tenang untuk membawa Betis unggul 1-0.
Betis terus menekan hingga akhirnya berhasil menambah gol kedua. Kemenangan 2-0 pun menjadi milik tim asal Sevilla tersebut setelah tampil lebih efektif pada babak kedua.
Perubahan strategi Pellegrini terbukti menjadi kunci kebangkitan Betis, sementara Abde tampil sebagai salah satu pemain penting yang memastikan tiga poin bagi timnya.(maq)










