edisiana.com – Keputusan Oliver Glasner usai kekalahan Crystal Palace dari Manchester City bisa menjadi kabar terbaik bagi Mikel Arteta dan Arsenal dalam perebutan trofi Premier League musim ini.
Pada Rabu malam, 13 Mei 2026, tim asuhan Pep Guardiola tampil tanpa sejumlah pemain inti karena fokus menuju final FA Cup Final melawan Chelsea akhir pekan nanti.
Namun rotasi tersebut sama sekali tidak mengurangi kekuatan City yang tetap menang meyakinkan 3-0 atas Palace.
Menariknya, Glasner justru mengaku “terinspirasi” oleh langkah Guardiola. Pelatih asal Austria itu menilai rotasi pemain menjelang laga final adalah sesuatu yang sepenuhnya normal di level tertinggi sepak bola Eropa.
“Saya tidak perlu membenarkan keputusan seperti itu,” ujar Glasner, dikutip dari MD, seraya memberi sinyal akan melakukan hal serupa saat Palace menghadapi Arsenal pada 24 Mei mendatang.
Fokus utama Palace kini memang tertuju pada final UEFA Europa Conference League. Karena itu, Glasner kemungkinan besar akan menyimpan beberapa pemain pentingnya demi menjaga kondisi fisik dan menghindari risiko cedera sebelum partai puncak Eropa tersebut.
Situasi ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Arsenal. Tim London Utara asuhan Arteta sedang berada di jalur untuk mengakhiri puasa gelar liga yang telah berlangsung selama 22 tahun.
Sebelum menghadapi Palace, Arsenal juga diprediksi mampu mengamankan tiga poin saat melawan AFC Bournemouth akhir pekan ini.
Di atas kertas, The Gunners jauh lebih diunggulkan, terlebih Bournemouth belum sekalipun meraih kemenangan sepanjang tahun 2026.
Dengan Palace kemungkinan tampil tidak dengan kekuatan penuh di pekan terakhir, jalan Arsenal menuju sejarah kini terasa semakin terbuka.(maq)











