Espanyol Akhiri Kutukan 18 Laga Tanpa Kemenangan, Athletic Dipukul di Cornellà

Pemain Espanyol melepaskan kebahagiaan di Cornellà. Foto: via MD

edisiana.com – RCD Espanyol akhirnya bisa bernapas lega. Pada malam yang penuh tekanan di Cornellà, tim Catalan itu memutus rangkaian 18 pertandingan tanpa kemenangan setelah menundukkan Athletic Club dengan skor 2-0, Rabu (13/5/2026).

Espanyol datang ke laga dengan bayang-bayang hasil buruk yang terus menghantui mereka sepanjang tahun, sementara Athletic tampil percaya diri sejak menit pertama.

Tim tamu langsung menguasai tempo dan nyaris membuka keunggulan lebih awal. Peluang pertama hadir lewat sundulan Álex Berenguer setelah menerima servis matang dari Íñigo Ruiz de Galarreta.

BACA JUGA:  Fulham Kembali ke Liga Premier, Mitrovic Topskor

Namun, Marko Dmitrović menunjukkan refleks luar biasa dengan menepis bola ke sudut kanan atas gawangnya.

Hanya semenit berselang, giliran Dani Vivian yang mengancam lewat penyelesaian jarak dekat. Lagi-lagi Dmitrović hadir sebagai penyelamat dan menjaga Espanyol tetap hidup dalam pertandingan.

Setelah bertahan di bawah tekanan sepanjang babak pertama, tuan rumah bangkit usai jeda. Espanyol mulai bermain lebih berani dan menemukan momentum yang mereka cari.

BACA JUGA:  Astaga! Bayern Munich Bantai Rottach-Egern 27-0

Kebuntuan akhirnya pecah melalui Pere Milla. Sang penyerang menyambar umpan silang akurat dari Carlos Romero untuk membawa stadion bergemuruh.

Athletic mencoba merespons di sisa pertandingan, tetapi Espanyol justru mematikan laga pada menit-menit akhir. Kike García memastikan kemenangan lewat gol kedua yang membuat publik Cornellà berpesta.

Tambahan tiga poin ini mengangkat Espanyol ke posisi ke-15 klasemen dengan 42 poin dan, yang terpenting, memastikan mereka keluar dari tekanan zona bawah.

BACA JUGA:  Jurić Dipecat Karena Southampton Terdegradasi

Setelah berbulan-bulan hidup dalam kutukan hasil buruk, Espanyol akhirnya menemukan cahaya di ujung terowongan.(maq)