edisiana.com – Ange Postecoglou tidak habis pikir dengan suporter yang ingin timnya Tottenham Hotspur kalah di tangan Manchester City. Padahal lagi ini menjadi penentu Spurs bisa melaju ke Liga Champions.
Spurs akan menjamu Manchester City pada Rabu dinihari ini dalam pertandingan yang terbukti penting untuk hasil perburuan gelar.
Kemenangan atau hasil imbang bagi Tottenham bakal menempatkan rival London utaranya, Arsenal, berada di posisi terdepan untuk finis di depan juara bertahan City.
The Gunners saat ini memegang keunggulan satu poin di puncak klasemen. Tapi telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dari City. Dan akan kembali ke posisi teratas jika menang di Stadion Tottenham Hotspur, dengan satu pertandingan tersisa.
Sedangkan Spurs mengejar Aston Villa yang berada di posisi keempat, yang tertinggal lima poin, dengan mempertaruhkan tempat di Liga Champions.
Hal ini membuat beberapa penggemar Tottenham merasa campur aduk menjelang pertandingan terakhir mereka musim ini. Namun Postecoglou menegaskan pandangannya dengan jelas.
“Saya tidak pernah memahami jika seseorang menginginkan timnya sendiri kalah. Itu bukan tentang olahraga. Bukan itu yang saya sukai dari permainan,” ujar Ange dikutip dari BBC pada hari ini.
Postecoglou yakin 100 persen pendukung Spurs ingin timnya menang melawan City. Ia mengakui orang boleh merasakan apa yang mereka rasakan. Tidak rela rivalnya juara.
Namun, pria Australia berusia 58 tahun itu mengatakan tidak menjalani hidup dengan menikmati penderitaan orang lain. “Kesuksesan sejati adalah seperti piala. Apa pun di antara keduanya, hak untuk menyombongkan diri, apa pun itu, sama sekali tidak ada artinya bagi saya,” pungkasnya.(maq)
