Bola, edisiana.com – Pelatih Rangers, Van Bronckhorst menegaskan kekalahan telak klubnya karena perbedaan yang sangat jauh dengan Liverpool.
Bisa diartikan antara siang dan malam atau langit dengan bumi di antara kedua klub yang bertanding di Liga Champions tersebut.
“Sangat sulit untuk dijelaskan, untuk diproses. Saya masih memproses permainan, terutama babak kedua,” kata Van Bronckhorst dikutip dari ESPN pada Kamis, 13 Oktober.
“Babak pertama dan setengah jam terakhir antara siang dan malam, bagaimana kami bermain dan perbedaan level itu, itu terlalu banyak di Liga Champions. Saya tidak bisa menjelaskannya sekarang,” imbuh pelatih berdarah Indonesia itu.
Pada pertandingan ini Rangers dalam suasana seperti kuali di Glasgow. Tim Liverpool yang banyak berubah menekan lebih awal. Dan kecurian gol lebih dulu. Melului Arfield pada menit ke-17 untuk mengangkat atap dari Ibrox.
Namun, keunggulan itu bertahan kurang dari delapan menit saja. Firmino melanjutkan performa produktifnya di depan gawang dengan sundulan dekat tiang untuk menyamakan kedudukan dari sepak pojok.
Liverpool adalah tim yang jauh lebih baik di babak kedua dan pantas kembali unggul 10 menit setelah jeda. Firmino mengonversi umpan silang rendah Joe Gomez.
Dengan Rangers yang berusahamengejar ketertinggalan malahan kebobolan lagi. Kali, penyelesaian bagus dari Nunez menempatkan permainan di luar kotak penalti.
Lantas Salah, yang memulai pertandingan di bangku cadangan, memberikan penyelesaian yang sangat baik dari sudut yang sempit.
Dia mencetak gol keduanya pada menit ke-80 dengan penyelesaian improvisasi melewati McGregor yang berada di luar posisi.
Gol ketiga Salah, yang dicetak pada menit ke-81, lebih khas dari gayanya, memotong dari sayap kanan sebelum menggiring bola dengan sepatu kirinya ke sudut jauh.
Elliott menambah kesengsaraan tim tuan rumah dengan gol ketujuh, sekaligus menyegel kemenangan yang berarti Liverpool berada di urutan kedua di Grup A.
The Reds hanya membutuhkan satu poin dari dua pertandingan terakhir mereka untuk memastikan tempat di babak sistem gugur.(maq)
