edisiana.com – Laga perdana Ange Postecoglou sebagai manajer Nottingham Forest berakhir mengecewakan. Timnya dihajar Arsenal dengan skor telak 3-0 di Stadion Emirates, Sabtu malam ini.
Postecoglou, yang sebelumnya menangani Tottenham Hotspur, kembali gagal menaklukkan pelatih Arsenal Mikel Arteta. Dalam lima pertemuan terakhir, ia belum sekalipun meraih kemenangan, dengan catatan tiga kekalahan dan dua hasil imbang.
Rekor buruk itu berlanjut malam ini, meski Forest sempat memperlihatkan beberapa permainan menjanjikan. Namun secara keseluruhan, Arsenal tampil jauh lebih superior dan mendominasi jalannya laga.
Zubimendi Buka Keran Gol, Madueke Cemerlang
Mengisi posisi Bukayo Saka yang cedera, Noni Madueke tampil luar biasa di sisi kanan serangan The Gunners. Ia terus merepotkan Morato sepanjang pertandingan dan menghasilkan sejumlah peluang lewat tusukan dan bola mati.
Gol pertama Arsenal lahir dari sepak pojok Madueke. Bola yang ia kirim ke dalam kotak disundul Chris Wood ke arah tepi kotak penalti. Di sana, Martin Zubimendi menyambutnya dengan tendangan voli keras yang sempat mengenai Murillo sebelum menjebol gawang Matz Sels. Gol ini menjadi torehan perdana Zubimendi sejak bergabung dengan Arsenal.
Gyokeres dan Zubimendi Lengkapi Kemenangan
Forest sempat mendapat peluang terbaik melalui Morgan Gibbs-White, namun tembakannya dari dalam kotak penalti melenceng tipis.
Memasuki babak kedua, Arsenal langsung menggandakan keunggulan hanya semenit setelah kick-off. Eberechi Eze, yang juga menjalani debutnya untuk Arsenal, memberikan umpan matang kepada Viktor Gyokeres yang tinggal menyelesaikan peluang dari jarak dekat.
Tak berhenti di situ, Zubimendi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini lewat sundulan akurat menyambut umpan silang Leandro Trossard dari sisi kiri, menutup malam gemilangnya dengan dua gol.
Melansir BBC, kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Arsenal siap bersaing di papan atas musim ini, sementara Postecoglou masih harus mencari formula yang tepat untuk membangkitkan Forest dari kekalahan menyakitkan di laga pembuka ini.(maq)
