edisiana.com — Xavi Hernández resmi ditunjuk sebagai pelatih baru tim nasional Belanda. Mantan pelatih Barcelona itu dipercaya menggantikan Ronald Koeman dan menandatangani kontrak hingga 2030.
Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) mengumumkan penunjukan Xavi melalui kanal media sosial mereka. Pelatih berusia 46 tahun tersebut mengalahkan sejumlah kandidat lain, termasuk Roberto Martínez dan Michael Reiziger.
Roberto Martínez sebelumnya menangani tim nasional Portugal, sedangkan Reiziger merupakan mantan pemain Barcelona yang kini menangani timnas Belanda U-21.
Penunjukan ini menjadi babak baru dalam karier kepelatihan Xavi. Ia belum kembali menangani klub atau tim nasional sejak meninggalkan Barcelona pada musim panas 2024.
Kini, Xavi mendapatkan kesempatan untuk memimpin salah satu negara dengan tradisi sepak bola paling kuat di dunia. Kontrak hingga 2030 juga membuatnya diproyeksikan menangani Oranje hingga Piala Dunia berikutnya.
Bagi Xavi, sepak bola Belanda bukan sesuatu yang asing. Filosofi yang ia kembangkan selama berkarier sebagai pemain hingga pelatih memiliki hubungan erat dengan tradisi sepak bola Belanda, khususnya warisan Johan Cruyff dan Rinus Michels.
“Saya merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda. Bisa dibilang, dalam arti tertentu, saya adalah putra sepak bola Belanda,” kata Xavi dinukil dari MD pada hari ini.
Ia juga mengaku memiliki keyakinan yang sama dengan filosofi sepak bola yang selama ini menjadi identitas Belanda.
“Belanda memiliki budaya sepak bola yang kaya dan visi yang jelas yang saya anut: sepak bola menyerang, berbasis penguasaan bola dengan kreativitas, semangat, dan keyakinan,” ujarnya.
Dengan kontrak hingga 2030, perjalanan Xavi bersama Oranje bukan sekadar proyek jangka pendek. Ia diproyeksikan menjadi sosok penting dalam membangun generasi baru tim nasional Belanda.(maq)
