edisiana.com – UEFA telah menunjuk Felix Zwayer akan menjadi wasit final Liga Europa antara Tottenham dan Manchester United di San Memes di Bilbao pada hari Rabu, 21 Mei. Namun wasit asal Jerman itu pernah kontraversi karena terlibat skandal.
Zwayer, sebelumnya memimpin laga leg kedua semifinal Liga Champions Arsenal melawan Paris Saint-Germain. Para penggemar juga mengingatnya saat menjadi wasit semifinal Euro 2024 antara Inggris dan Belanda Juli lalu.
Meskipun memiliki banyak pengalaman dan silsilah, wasit Bundesliga ini terkenal karena terlibat dalam skandal pengaturan pertandingan.
Pada tahun 2005, ia menerima suap sebesar £250 dari sesama wasit Robert Hoyzer. Zwayer dijatuhi hukuman larangan bermain selama enam bulan sementara Hoyzer dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun lima bulan dan dilarang bermain seumur hidup.
Meski begitu, masa lalu yang kelam wasit kelahiran Berlin ini tidak menghentikannya untuk menjadi salah satu wasit paling disegani di sepak bola Eropa.
Zwayer telah memimpin lebih dari 685 pertandingan tingkat atas, salah satunya adalah pertandingan Bundesliga yang kontroversial antara Bayern Munich dan Borussia Dortmund pada tahun 2021.
Setelah Zwayer memberikan penalti kepada Bayern menyusul handball yang dilakukan Mats Hummels, bintang Dortmund saat itu Jude Bellingham mengungkit masa lalu Zwayer.
“Wasit ini, pernah mengatur pertandingan sebelumnya, pertandingan terbesar di Jerman. Jadi apa yang bisa diharapkan?” kata Bellingham seperti dilansir Mirror pada hari ini.
“Hal itu dapat melihat banyak keputusan dalam permainan. Bagi saya, itu bukan [penalti]. Dia (Hummels) bahkan tidak melihat bola dan dia berjuang untuk mendapatkannya dan bola itu mengenainya,” pungkasnya.(maq)
