edisiana.com – Real Madrid memutuskan hubungan dengan Xabi Alonso. Keputusan besar, mengejutkan, dan mahal—meski tidak semahal yang dibayangkan banyak pihak.
Pelatih asal Basque itu datang dengan kontrak tiga tahun, tetapi kisahnya di Santiago Bernabéu berakhir jauh lebih cepat.
Awalnya, Los Blancos disebut harus menghadapi tagihan besar. Menurut laporan Mundo Deportivo, Madrid harus membayar kompensasi kepada Bayer Leverkusen senilai 12 hingga 15 juta euro untuk memboyong Alonso.
Ditambah lagi, sang pelatih memiliki gaji yang diperkirakan berada di kisaran 7 sampai 9 juta euro per musim.Angka-angka itu membuat alarm berbunyi di Valdebebas. Namun, kenyataannya berbeda.
Di dalam kontrak Xabi Alonso ternyata terselip sebuah klausul kunci—dan klausul itulah yang kini menyelamatkan keuangan Madrid.
Klausul tersebut menyatakan bahwa jika Real Madrid memecat Alonso pada tahun pertama kontraknya, klub hanya wajib membayar gaji untuk satu musim saja, bukan keseluruhan tiga tahun.
Hasilnya jelas. Tidak ada kompensasi tiga tahun. Tidak ada beban berlipat ganda.
Dengan demikian, Xabi Alonso hanya akan menerima kompensasi antara 7 hingga 9 juta euro atas pemecatannya.
Sebuah angka yang tetap besar, tetapi jauh dari skenario terburuk yang sempat dibayangkan.
Drama selesai. Madrid bergerak maju.
Dan di Bernabéu, seperti biasa, tak ada ruang untuk waktu—hanya hasil.(maq)











