edisiana.com – Duel antara Arsenal melawan Manchester berlangsung sangat panas. Dan memuncak keributan Kai Havertz dengan bek Harry Maguire. Tapi laga pada Senin dinihari itu dimenang Red Devils dengan adu finalti 3-5.
Harry Maguire berada di jantung kekacauan saat pertandingan Piala FA antara Manchester United dengan Arsenal berubah menjadi perkelahian di lapangan di Emirates.
Temperamen mencapai titik didih antara kedua rival bersejarah itu ketika wasit menunjuk titik putih dengan waktu tersisa dua puluh menit. Setelah pelanggaran setelah Maguire menjatuhkan Kai Havertz di kotak penalti.
Bentrok mulut dimulai keputusan wasit.
Keputusan ini tidak diterima baik oleh bek tengah Man United. Maguire mengaku tidak bersalah kepada wasit dan menuduh Havertz melakukan diving.
Karena tidak ada VAR yang tersedia bagi wasit pada pertandingan putaran ketiga Piala FA, penalti tersebut tidak dibatalkan. Sehingga memicu keributan besar antara para pemain.
“Maguire pun lantas menghujat.”Dasar curang,” teriak Maguire seperti dinukil dari Daily Mail yang ditujukan kepada Havertz beberapa saat sebelum perkelahian hebat terjadi.
Kedua kelompok pemain mulai saling berhadapan, dengan gelandang Uruguay Manuel Ugarte juga bentrok dengan Havertz saat pemain Jerman itu mendapati dirinya terjatuh.
Setelah keadaan tenang, Martin Odegaard maju ke titik penalti dengan tujuan untuk mencetak gol dan membawa The Gunners unggul.
Akan tetapi, Altay Bayindir melakukan penyelamatan gemilang untuk menjaga kedudukan tetap imbang, dan pertandingan akhirnya terpaksa dilanjutkan ke perpanjangan waktu.
Arsenal awalnya mendapati diri mereka tertinggal dalam pertandingan. Dengan Bruno Fernandes membawa tim asuhan Ruben Amorim unggul setelah mendapat umpan dari Alejandro Garnacho.
The Gunners mendapat kesempatan lewat Gabriel, yang usahanya melayang melewati Bayindir setelah membentur Matthijs de Ligt.
Insiden penalti bukanlah satu-satunya drama yang terjadi dalam pertandingan, dengan Diogo Dalot menerima kartu kuning kedua di antara dua gol akibat pelanggarannya yang gegabah.
Kedua tim kemudian berusaha mencari gol kemenangan di perpanjangan waktu, berusaha mempertahankan impian masing-masing untuk memenangkan Piala FA.
Namun, tidak ada satu pun pihak yang mampu menyelesaikan pertandingan dengan baik, sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke adu penalti.
Kegagalan Havertz terbukti krusial dalam adu penalti, dengan Joshua Zirkzee mencetak penalti kelima dan terakhir bagi United yang tak mampu diantisipasi David Raya untuk memastikan tempat mereka di putaran keempat Piala FA. (maq)
