edisiana.com – James Meddison mengakui jeda internasional merupakan waktu yang menjengkelkan dengan Tottenham naik ke puncak Liga Premier sejak awal yang baik musim ini.
Tottenham naik ke puncak klasemen dengan kemenangan 1-0 atas Luton pada hari Sabtu lalu. Maddison memberikan assist untuk gol kemenangan Micky van de Ven.
Hasil tersebut mempertahankan awal tak terkalahkan Spurs di musim Liga Premier, termasuk kemenangan atas Sheffield United dan Liverpool sejak jeda internasional bulan lalu.
Maddison mengatakan dia mewakili Inggris tetap menjadi puncak, namun ia mengakui bahwa jeda tersebut membuat frustasi dari sudut pandang klub karena menghentikan momentum Tottenham.
Sang gelandang juga yakin dia berada di puncak permainannya setelah menyumbangkan dua gol dan lima assist sejak kepindahannya di musim panas senilai £45 juta dari Leicester.
“Kami bangkit setelah jeda internasional terakhir dan kembali bangkit dan menang di menit-menit akhir melawan Sheffield United dalam kondisi yang brilian. Mudah-mudahan kami bisa melakukan hal yang sama dan melanjutkan performa kami,” terangnya dinukil dari Daylimail pada Kamis ini.
Maddison bertujuan untuk menambah empat capsnya di Inggris ketika Three Lions menghadapi Australia dalam pertandingan persahabatan di Wembley pada hari Jumat besok.
The Three Lions juga menjamu juara bertahan Eropa Italia dalam kualifikasi Euro 2024 terbaru mereka Selasa depan. Tiga caps Maddison terjadi untuk Inggris tahun ini, setelah sang gelandang melakukan debutnya pada tahun 2019.
Maddison masuk dalam skuad The Three Lions untuk Piala Dunia tahun lalu di Qatar, namun tidak tampil dalam perjalanan mereka ke perempat final karena ia berjuang dengan cedera lutut.(maq)
Meddison: Jeda Internasional, Waktu yang Menjengkelkan
