edisiana.com – Tim U-23 akan menjalani laga penentuan di Grup K melawan Turkmenistan di Stadion Manahan Solo pada Selasa malam nanti. Garuda muda harus waspada karena punya sejarah jelek duel dengan lawannya.
Garuda Muda terbang tinggi pada laga pertamanya menghadapi Taipei pada pekan lalu. Samantha dkk menang telak 9-0 di babak kualifikasi Piala AFC U-23 Grup K di stadion yang sama.
Melansir situs PSSI, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberi apresiasi atas pencapaian tersebut.
Menurutnya ini merupakan sejarah bagi sepakbola Indonesia.
“Semoga hasil di hari bersejarah ini terus memotivasi kita untuk mencapai hasil yang lebih baik lagi ke depannya,” ujar Erick Thohir menegaskan.
Namun dalam sejarah Indonesia bertemu untuk usia ini patut diwaspadai. Mengingat dua pertemuan terakhir belum pernah menang.
Dalam IG timnas Indonesia, dua pertemuan terakhir tersebut di laga Pra-Olimpiade pada tahun 2012 silam. Di pertemuan pertama pada 23 Februari 2011, Indonesia kalah 1-3. Pada pertemuan kedua 9 Maret 2011, Indonesia takluk 0-1.
Dan menjadi motivasi yang lain Turkmenistan menang 4-0 atas Cina Taipei. Sementara Indonesia menang telak terhadap Cina Taipei 9-0.
Sementara itu, yang juga memberikan semangat timnas senior juga menang melawan Turkmenistan 2-0 pada pekan lalu.(maq)
Garuda Muda Harus Waspada!











