edisiana.com – Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, menegaskan bahwa dirinya tidak memilih lawan di babak perempat final Piala Dunia Antarklub, meskipun mengakui bahwa pertemuan melawan Rayados de Monterrey akan membawa makna khusus—terutama jika itu berarti reuni dengan legenda Madrid, Sergio Ramos.
“Jika kami bisa melawan Sergio, itu akan hebat,” ujar Courtois seperti dilansir Mundo Deportivo pada hari ini.
“Kami memang kurang mengenal Monterrey dibandingkan Dortmund, tetapi setiap pertandingan selalu sulit, dan Anda harus menghormati lawan Anda. Itulah yang membuat turnamen ini begitu menarik,” imbuhnya.
Madrid melaju ke babak delapan besar usai mengalahkan Juventus 1-0 di babak 16 besar. Courtois memberikan pujian atas performa solid lini belakang timnya dalam laga tersebut, yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami.
“Komitmen pertahanan seluruh tim sangat bagus. Itulah yang terpenting. Kami telah melakukan pekerjaan yang hebat. Ketika Anda tidak kebobolan, itu selalu lebih baik,” katanya kepada media di zona campuran.
Ia juga menyoroti fleksibilitas taktik yang diterapkan tim, bukan hanya bergantung pada formasi tiga bek.
“Saya tidak berpikir itu karena kami selalu bermain dengan tiga bek. Itu tergantung pada momen dalam permainan dan bagaimana pergerakan lawan.”
Selain itu, Courtois memberikan apresiasi khusus kepada Aurélien Tchouaméni, yang menurutnya punya peran krusial dalam transisi bertahan tim.
“Tchouaméni adalah gelandang bertahan yang bisa turun ke tengah untuk membantu. Jika semua orang berlari seperti yang mereka lakukan hari ini atau saat melawan Salzburg, maka akan sangat sulit bagi lawan mencetak gol,” tambahnya.
Real Madrid akan memainkan laga perempat final pada Sabtu mendatang di New York, menghadapi pemenang duel Borussia Dortmund vs Monterrey.(maq)










