edisiana.com – Bruno Guimaraes mengaku sangat benci bermain melawan Manchester City. Karena gelandang Newcastle itu merasa dibuat seperti orang tak bisa main bola.
The Magpies adalah salah satu klub yang berharap untuk melengserkan tim asuhan Pep Guardiola pada musim depan. Tapi Guimaraes mengakui ada jurang pemisah antara City dan tim lainnya di liga.
“Kami tahu City selangkah di atas semua tim di Inggris. Ini permainan terburuk saat kami bermain di sana. Saya membencinya. Dan kita dibuat seperti anak-anak dan mereka profesional. Ini mengerikan,” terangnya dikutip dari Daylimail pada Rabu, 12 Juli.
“Rasanya seperti mereka bermain dengan 15 orang dan kami bermain dengan tujuh orang. Anda bisa melihat mereka semua sangat baik,” tambah dia.
Namun, Guimareas masih yakin klubnya bisa mengakhiri penantian trofi selama 54 tahun. “Perjalanan sudah dimulai – tidak ada final selama 24 tahun, lalu kami mencapai final,” ucap pemain asal Brasil itu.
“Tidak ada Liga Champions selama 20 tahun dan kami sudah ada di sana. Musim depan tujuan kami adalah menjadi juara — memenangkan sesuatu,” sambungnya.
Tim besutan Eddie Howe musim lalu tampil apik. Dengan finis di urutan ketiga di Klasemen. Mereka berhak musim depan ini bersama Manchester United di kompetisi elit Eropa.
Howe pun mulai mencari pemain yang berpengalaman di Liga Champions. Dan kabarnya tengah mengincar Neymar dari PSG.(maq)
Guimareas: Main Melawan City, Saya Dibuat Seperti Anak-anak
