edisiana.com – Klub-klub Inggris mengalami malam yang kelam di Liga Champions, Rabu (12/3/2026). Manchester City dan Chelsea tumbang menyakitkan. Hanya Arsenal yang mampu pulang dengan hasil positif setelah menahan Bayer Leverkusen 1-1 pada leg pertama babak 16 besar.
Arsenal sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup meyakinkan. Tim asuhan Mikel Arteta itu langsung menekan sejak awal laga.
Peluang emas sempat tercipta ketika Gabriel Martinelli menerima umpan terobosan dari Viktor Gyokeres. Winger asal Brasil tersebut melepaskan tembakan keras, namun bola hanya membentur mistar gawang.
Leverkusen tidak tinggal diam. Bermain di hadapan pendukung sendiri, mereka bertahan dengan disiplin dan sesekali melancarkan serangan balik yang membuat lini belakang Arsenal kerepotan.
Gol yang ditunggu tuan rumah akhirnya datang di awal babak kedua.
Sebuah skema kick-off yang rapi hampir menghasilkan gol melalui sundulan Martin Terrier. Namun, kiper David Raya masih mampu menepis bola.
Tekanan berlanjut lewat tendangan sudut. Dari situ, Robert Andrich yang berdiri bebas di tiang jauh sukses menyundul bola ke dalam gawang. Arsenal pun tertinggal 0-1.
Arteta segera merespons. Dia memasukkan Noni Madueke dan Kai Havertz dari bangku cadangan untuk menambah daya gedor.
Keputusan itu terbukti tepat.
Madueke melakukan penetrasi tajam ke dalam kotak penalti sebelum dijatuhkan Malik Tillman melalui tekel keras. Wasit langsung menunjuk titik putih, memicu protes keras dari pendukung tuan rumah.
Havertz yang maju sebagai eksekutor tampil dingin. Penyerang 26 tahun itu menempatkan bola ke sudut gawang dan membawa Arsenal menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Menariknya, selebrasi Havertz terbilang datar. Wajar saja, ia pernah membela Leverkusen sejak masih muda pada 2010 sebelum namanya melambung di Eropa.
Hasil ini memang memutus rekor kemenangan Arsenal di kompetisi tersebut.
Namun, menit BBC, The Gunners tetap bisa tersenyum. Dengan hasil imbang di kandang lawan, mereka kini menjadi favorit saat menjamu Leverkusen pada leg kedua Selasa mendatang.(maq)
