Bayern Bertemu Inter di Delapan Besar Champions

Pemain Bayern Munich merayakan gol kemenangan Davies. Foto: via ESPN

edisiana.com –  Bayer Leverkusen kalah 2-0 di leg kedua babak 16 besar Liga Champions saat menjamu Bayern Munich. Kemenangan agregat 5-0 membuat calon juara Bundesliga itu lolos ke babak delapan besar.

Dalam duel kelima kedua tim musim ini, Bayern memulai dengan lebih kuat dan memiliki dua peluang awal melalui Kane.

Dengan defisit 3-0 pada leg pertama yang harus diatasi, Leverkusen lah yang harus maju, tetapi mereka sangat kehilangan kreativitas dan tempo dari gelandang yang cedera, Florian Wirtz.

Mereka nyaris mencetak gol melalui  sundulan Patrik Schick di akhir babak pertama.

Bayern terus menekan tuan rumah. Dan tembakan Michael Olise yang terdefleksi nyaris meleset dari sasaran tiga menit setelah babak kedua dimulai.

Kane melakukannya dengan lebih baik, memanfaatkan umpan silang Joshua Kimmich. Pertahanan Schick yang ceroboh, untuk membawa tim tamu unggul dan mengamankan kemenangan.

Leverkusen, yang kini telah kalah dalam tiga pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, tidak berdaya selama sebagian besar pertandingan. Mereka baru memperoleh tembakan pertama tepat sasaran pada menit ke-62.

Tidak mengherankan ketika Bayern menyerang lagi, kali ini melalui Davies yang memanfaatkan umpan Kane sembilan menit kemudian.

Bayern, yang juga memimpin perburuan gelar Bundesliga dengan selisih delapan poin dari juara bertahan Leverkusen yang berada di posisi kedua, memiliki beberapa peluang di akhir pertandingan untuk menambah perolehan gol mereka.

Kane melepaskan tembakan melebar saat ia hanya perlu menaklukkan kiper Lukas Hradecky.

Lalu tendangan Jamal Musiala membentur mistar gawang pada menit ke-81. Pemain berusia 22 tahun itu juga membentur tiang gawang lima menit kemudian.

Melansir ESPN, lawan Bayern berikutnya, Inter, yang berada di puncak Serie A di perempat final. Inter terakhir kali mengangkat trofi pada tahun 2010.

Dengan mengalahkan klub Bavaria itu di final dalam musim dengan tiga kemenangan yang ingin mereka ulangi.(maq)

Exit mobile version