edisiana.com — Malam lain di Etihad, malam lain milik Erling Haaland. Sang predator Norwegia kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah Manchester City setelah mencetak gol ke-153 untuk klub, menyamai rekor legenda Colin Bell.
Sekarang Haaland naik ke posisi keempat bersama dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa The Citizens.
Gol bersejarah itu hadir dalam kemenangan telak City pada Rabu malam, di panggung yang sudah terlalu akrab dengan pesta golnya.
Sentuhan khas Haaland di depan gawang bukan sekadar menutup pertandingan dengan manis, tetapi juga mengantar namanya sejajar dengan salah satu ikon terbesar dalam sejarah klub.
Yang membuatnya semakin mencengangkan adalah konteksnya. Bell membutuhkan 492 pertandingan untuk mencapai 153 gol bersama City.
Haaland? Menurut ESPN, hanya butuh 183 penampilan. Sebuah perbandingan yang menggambarkan brutalnya efektivitas sang nomor 9.
Musim ini saja, Haaland telah mengoleksi 29 gol di semua kompetisi. Konsistensi, insting pembunuh, dan fisik luar biasa membuatnya terus melampaui ekspektasi.
Bahkan di klub yang sudah sarat dengan sejarah dan trofi seperti Manchester City era Pep Guardiola.
Di usianya yang masih berada di puncak kurva perkembangan seorang striker, Haaland tidak sekadar mengejar rekor. Ia menaklukkannya.
Dan dengan ritme seperti ini, posisi keempat terasa hanya sebagai pemberhentian sementara.
Etihad kembali bersorak. Sejarah kembali ditulis. Dan Erling Haaland, sekali lagi, menjadi tokoh utamanya.(maq)











